Polda Lampung Tetapkan 3 Tersangka Proyek RSUD Pesawaran

Istimewa

BANDARLAMPUNG – Petugas Subdit III Tipidkor Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung berhasil mengungkap perkara tindak pidana korupsi pembangunan ruang rawat inap lantai 2 dan lantai 3 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pesawaran, dengan nilai kontrak  Rp33,812 miliar lebih pada tahun anggaran 2018.

Dalam kasus ini kerugian negara mencapai Rp4, 9 milyar.

Dalam  perkara ini ditetapkan tiga tersangka berinisial RI, TR  dan JL. Peran ketiganya yakni, pejabat pembuat komitment, kontraktor dan konsultan jasa pengawasan.

Baca Juga:  Keren! Jabatan Kasubdit 3 Tipikor Polda Lampung Dijabat Akpol 'Lulusan' BIN, Siapa Dia?

Dari hasil pemeriksaan dan fakta-fakta yang diungkap, diduga penggunaan barang sudah mengarahkan kegiatan pengadaan jasa konsultasi perencanaan atau pengawasan sampai dengan pembangunan gedung rawat inap lantai 2 dan lantai 3 kepada rekanan tertentu dengan cara mengkondisikan kegiatan lelang dan pembangunan tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang ada pada kontrak pekerjaan.

Akibat perbuatan mereka ini, menimbulkan adanya kerugian negara atas jasa konsultasi perencanaan dan pengawasan serta pengadaan gedung rawat inap lantai 2 dan lantai 3 RSUD Kabupaten Pesawaranberdasarkan investigasi BPK RI sebesar Rp4,9 miliar.

Baca Juga:  Polda Dituding Berpihak ke Dosen Cabul

Dari ketiga tersangka diamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp590 juta, 4 unit hp dan dokumen yang berkaitan dengan kegiatan pengadaan pembangunan gedung rawat inap lantai 2 dan lantai 3 RSUD Kabupaten Pesawaran.

Pini dinyatakan telah lengkap ( atau p21) dan dilimpahkan pada Kejaksaaan Tinggi Lampung.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka bakal dijerat pasal 2 atau pasal 3 UU RI no 31 tahun 1999 dengan ancaman hukuman selama 20 tahun penjara.(TS)

Baca Juga:  Polda Lampung Tangkap Begal di Persembunyiannya

 

Polda Lampung RSUD Pesawaran

Posting Terkait