Polisi Lanjutkan Perkara Dugaan Penipuan Petinggi Demokrat Lampung

Foto: Ist

BANDAR LAMPUNG – Meski Sekretaris Partai Demokrat Lampung, Fajrun Najah Ahmad, membantah tuduhan penipuan senilai Rp2,7 miliar yang dilaporkan oleh Namuri Yasir, seorang wiraswasta. Pihak kepolisian terus melanjutkan perkara tersebut.

“Bersangkutan telah memenuhi panggilan penyidik kepolisian dan menyatakan membantah tuduhan tersebut. Tapi, perkara itu masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rosef Effendi, Rabu (1/5).

Baca Juga:  Arizo Fhasha Berharap Diusung Demokrat

Kendati demikian, Kompol Rosef Effendi, enggan menyampaikan secara rinci langkah yang diambil penyidik kepolisian.

“Masih tetap dalam tahap penyelidikan,” katanya lagi.

Seperti diketahui, Fajrun Najah Ahmad atau biasa disapa Bang Fajar ini, menyatakan bahwa tuduhan itu sudah dibantahnya saat menghadiri undangan penyidik kepolisian di Mapolresta Bandar Lampung, Selasa (30/4) kemarin.

Baca Juga:  AHY Minta Kasus Korupsi Asabri Dituntaskan

“Saya hadir saat ini adalah untuk mengklarifikasi tuduhan itu. Dan itu saya bantah, (tuduhan) itu tidak benar. Tidak ada hal seperti itu,” tegas Fajar.

Sebelumnya, tuduhan itu dilaporkan oleh Namuri Yasir, warga Labuhan Ratu, yang juga pengusaha. Ia dirugikan secara materiil senilai Rp2,7 miliar. Menurut Namuri, uang itu dipinjamkan karena Fajrun, perlu dengan alasan untuk keperluan partai.(TS)

Baca Juga:  Elektabilitas Ridho di Pesawaran Tinggi

Demokrat Fajrun Najah Ahmad Pemipuan.

Posting Terkait