Polisi Tangkap Provokator Demo Gojek Lampung

Tinus | Fajar Sumatera

BANDAR LAMPUNG – Seorang pria di Bandar Lampung diamankan polisi lantaran dianggap sebagai provokator, dalam demo aksi tuntutan puluhan massa dari komunitas pengemudi ojek daring, di salah satu kantor penyedia jasa transportasi berbasis aplikasi online, beberapa waktu lalu.

Puluhan massa meminta jasa transportasi online tersebut, menyetarakan harga tarif sesuai dengan keputusan Kementerian Perhubungan, karena dianggap menyalahi aturan yang sudah ditetapkan.

Petugas Kepolisian Sektor Tanjungkarang Timur dan Polresta Bandar Lampung, pada Senin (9/9) siang kemarin, mengamankan seorang pria saat berlangsungnya demo aksi puluhan massa, didepan salah satu kantor penyedia jasa transportasi online.

Pria yang belum diketahui identitasnya ini, diamankan polisi karena dianggap sebagai provokator saat puluhan massa dari komunitas pengemudi ojek daring. Menuntut penyetaraan harga tarif sesuai dengan keputusan Kemenhub.

Untuk menghindari kericuhan, pria tersebut langsung dibawa petugas ke Polsek Tanjungkarang Timur guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam aksinya, puluhan massa dari berbagai komunitas pengemudi ojek daring ini meminta pihak penyedia jasa transportasi online, untuk mengikuti minimal serta batas tarif yang sudah ditetapkan.

“Harga tarif yang diberlakukan saat ini sudah menyalahi aturan, bisa mengurangi pelanggan jasa transportasi online lainnya yang sudah lebih dulu beroperasi di Lampung,” ujar Miftahul Huda, Komunitas Gaspol Lampung, Selasa (17/9).

Sementara, menurut pihak manajemen kantor jasa transportasi online, sudah melakukan koordinasi dengan pihak Kemenhub, terkait harga tarif yang saat ini diberlakukan.

“Harga tarif yang diberlakukan hanya sebatas promosi sementara serta tidak diberlakukan secara permanen seperti yang disampaikan puluhan massa aksi. Pemberlakukan harga tarif saat ini sudah mendapat izin dari kementerian,” ujar Erik Fernando, pihak manajemen Maxim, Selasa (17/9).

Puluhan massa aksi ini kemudian membubarkan diri meski belum mendapat keputusan dari pihak manajemen penyedia jasa transportasi online tersebut.

Massa menuntut jika pemberlakuan harga tarif tidak segera disetarakan, aksi demo akan kembali terjadi serta mengancam menyegel paksa kantor aplikasi penyedia jasa transportasi tersebut.(TS)

Demo Gojek Lampung

Posting Terkait