Polres Metro Ringkus Pelaku Ganjal ATM

Metro-Kapolres Metro AKBP Retno Prihawati melalui Kasat Reskrim Tekab 308 Polres Metro, AKP Andri Gustami Gelar Konferensi Pers Pengungkapan Tindak Pidana ganjal ATM bertempat di Mapolres Metro, Jum’at (23/10/2020).

Pelaku pencurian uang di ATM dengan modus mengganjal lubang kartu Atm berhasil ditangkap Tekab 308 Polres Metro, pada hari Sabtu 17 Oktober 2020, berinisial RS (31) warga Dusun V Kelurahan Sukaraja Nuban, Kecamatan Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur.

Pelaku berhasil menggasak uang berjumlah 24 juta, peristiwa itu terjadi di 3 TKP yang berbeda di antaranya BNI Kampus , Rumah Sakit Muhammadiyah, dan terakhir kali beraksi Sabtu (9/10/2020) lalu di ATM Halaman Kampus 1 IAIN Metro.

Pelaku ditangkap dengan barang bukti 1(satu) baju bergaris,1 (satu) Topi, serta 1(satu) print out rekening koran bank BNI.

Kasat Reskrim AKP Andri Bustami Polres Metro menjelaskan, dalam menjalankan aksinya pelaku mengganjal ATM dengan tusuk gigi, kemudian kemudian pelaku menunggu korban menggunakan ATM sambil mengamati korban yang kesulitan mengambil ATM.

“Pelaku kemudian menawarkan bantuan untuk mengambil kartu ATM dengan meminta PIN, lalu pelaku menukar kartu ATM milik korban dengan kartu ATM yang telah disiapkan, selanjutnya setelah mengetahui PIN dan mengambil kartu ATM korban pelaku langsung mengambil uang di mesin ATM yang lain,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu korban bernama Chairul Chan menjelaskan
dirinya tidak melihat adanya kesan mencurigakan terhadap 2 (dua) orang tersebut karena bersikap biasa aja.
“Tidak berselang lama ada satu orang mengeluhkan kalau ATM Nya tidak bisa melakukan transaksi alasannya, kemudian dia mempersilahkan saya untuk mencoba, tanpa ada kecurigaan saya langsung saja mencoba memasukan kartu ATM saya ternyata punya saya pun gak bisa dan satu orang tersangka berpura-pura membantu dengan menyarankan saya untuk memasukan lagi ATM saya,”ujarnya.

“Sampai beberapa kali di coba tetap tidak bisa sampai akhirnya saya tidak bisa melakukan transaksi, dan dia menawarkan diri untuk membantu saya mencoba memasukan ATM saya, namun setelah dicoba oleh sipelaku dia meminta memasukan kode PIN ATM saya dan setelah itu salah satu dari pelaku keluar dari bilik mesin ATM yang tertinggal hanya satu pelaku perempuan, sembari bertanya kepada bisa gak pak ATM Nya, saya jawab gak bisa salah pin karena sudah berulang kali salah akhirnya kena blokir,”jelasnya Chairul. (Rere)

Posting Terkait