Polres Pesawaran Datangkan Saksi Ahli BKI

GEDONGTATAAN-Guna mengungkap kasus dugaan korupsi pada proyek pengadaan kapal penumpang yang dilakukan oleh dinas Perhubungan Kabupaten Pesawaran dengan rekanan CV RR Jaya. Penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) melibatkan saksi ahli dari Badan Kulifikasi Indonesia (BKI) dari Jakarta.

Kasat reskrim Polres Pesawaran, Iptu Hasanuddin mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan kementerian pehubungan untuk melakukan pemeriksaan proyek pengadaan kapal penumpang karena tidak punya alat akhirnya dianjurkan ke BKI untuk melakukan pemeriksaan proyek pengadaan kapal di Dinas Perhubungan Kabupaten Pesawaran.

“Kami telah melakukan koordinasi dengan kementerian perhubungan karena mereka tidak punya alat maka dianjurkan saksi ahli dari BKI, dan akan melakukan pemeriksaan terhadap proyek pengadaan kapal penumpang di Dinas Perhubungan Kabupaten Pesawaran,” kata Hasanuddin, Senin (29/5).

Dia menjelaskan bahwa saksi ahli dari BKI, untuk mengecek spesifikasi proyek pengadaan di Dinas Perhubungan Kabupaten Pesawaran yang diduga terjadi tindak pidana korupsi (tipikor) melibatkan Mantan kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pesawaran, Maddawami dan rekanan CV RR Jaya, Sri Andarwati.

Baca Juga:  OPK 2018, Satlantas Polres Pesawaran Tilang 534 Pengendara

“Hasil dari periksaan saksi ahli ini untuk mengetahui secara rinci soal kualitas fibber dan bahan material lain dalam proyek pengadaan  kapal penumpang dengan rekanan CV. RR Jaya, Sri Andarwati. selanjutnya akan ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pada proyek pengadaan kapal penumpang di Dinas Perhubungan Kabupaten Pesawaran,” ujarnya.

Sebelum ditangani oleh penyidik Polres Pesawaran, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pesawaran, telah mencium penyimpangan pada dugaan  kasus pengadaan kapal di Dinas Perhubungan yang dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Menurut Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pesawaran, Paisaludin, saat anggota dewan sedang melakukan inspeksi kelapangan sangat jelas diketahui fakta bahwa kondisi kapal sangat tidak layak dan ada penyimpangan.

Baca Juga:  Polres Pesawaran Gelar Binrohtal Setiap Hari Kamis

“Jelas ada penyimpangan pada pengadaan kapal di dinas perhubungan. Misalnya saja pada mesin, seharusnya merk yanmar tapi diganti dengan mesin china,” kata dia.

Kendati saat ini telah ditangani oleh Polres Pesawaran, pihaknya akan menunggu hasil dari penyidikan yang dilakukan oleh pihak aparat penegak hukum. “Kita tunggu saja apa hasilnya, karena sekarang kan sudah ditangani oleh pihak berwajib,” jelasnya.

Kendati demikian, dirinya meminta penyidik Polres untuk dapat menuntaskan perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan kapal di Dinas Perhubungan Pesawaran, dengan cepat, dan tuntas. “Perkara tersebut harus diungkap sampai keakarnya, walaupun ada keterlibatan oknum. Siapapun dibelakang perkara tersebut, penyidik harus segera menuntaskan. Kami dukung dan akan terus mendorong agar jelas semuanya. ” ungkap dia.

Rencananya minggu ini pejabat yang diduga terlibat pada perkara tersebut akan dipanggil. Keduanya adalah Ahmad Dawami yang saat itu menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Pesawaran dan Sekretaris Dinas Perhubungan, Ponirin yang saat iti menjadi tim PHO penerimaan barang kapal yang di soal tersebut. “Untuk kedua pejabat tersebut rencananya dipanggil minggu ini. Panggilan dimaksud untuk melengkapi berkas perkara penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan kapal di dinas perhubungan,” ungkap salah satu penyidik.

Baca Juga:  Atlet Inkanas Polres Pesawaran Raih 3 Medali di Kejuaraan Karate Nasional

Dalam perkara tersebut, sangat dimungkinkan keterangan ahli dari kementrian perhubungan guna dimintai keterangannya terkait kapal yang diduga dikorupsi. “Perkara ini sangat dimungkinkan keterangan ahli dari kementrian perhubungan Jakarta. Kita lihat aja nanti, ” tegas dia.

Menurut pantauan dilapangan, setelah tersandung perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan kapal penumpang di dinas perhubungan Kabupaten Pesawaran, Ahmad Dawami dan Ponirin sulit untuk dihubungi maupun dikonfirmasi ditempatnya bekerja. (MH/PS)

Polres Pesawaran

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan