Polres Pesawaran Periksa 10 Saksi Kematian Aga

Josua | Fajar Sumatera

BANDAR LAMPUNG – Polres Pesawaran melakukan pemeriksaan terhadap 10 orang dari 17 orang panitia pendidikan dasar (diksar) UKM Cakrawala FISIP Universitas Lampung (Unila), yang menyebabkan seorang peserta Aga Trias Tahta, berusia 19 tahun tewas.

Pemeriksaan terhadap 10 orang panitia diksar ini dilakukan secara terpisah dibeberapa ruangan Mapolres Pesawaran dan dilakukan lebih dari lima jam.

Baca Juga:  Polres Pesawaran Sidik Kematian Mahasiswa Fisip Unila

Pemeriksaan kali ini terkait izin acara pelaksanaan diksar tersebut.

Polisi pun sudah meminta keterangan para peserta dan keterangan tersebut nantinya akan dilengkapi dengan keterangan dari para panitia.

Selain itu, polisi juga tetap akan meminta keterangan para alumni yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

“Pemeriksaan untuk standar operasional prosedur kegiatan diksar,” jelas Kapolres Pesawaran, AKPB Popon Ardianto, Selasa (8/10).

Baca Juga:  Polres Pesawaran dan BNN Cegah Narkoba

Polres Pesawaran, juga sudah menerima laporan yang diduga Aga tewas karena penganiayaan dari kakak kandung korban bernama C Geni Dewantara.

Ada beberapa pasal yang dilaporkan, baik itu 170 kemudian subsider 359 dan juga UU tentang perlindungan anak

Pasal 170 KUHP berbunyi bahwa setiap pelaku yang melakukan perbuatan tindak pidana pengeroyokan secara terang-terangan diancam pidana penjara paling lama 5 tahun 6 bulan.

Baca Juga:  Polres Pesawaran Gelar Pembuatan SIM di Pasar Trimulyo Tegineneng

Sedangkan pasal 359 berbunyi barangsiapa karena kesalahannya menyebabkan matinya orang dihukum penjara selama-lamanya lima tahun.(TS)

 

Aga Trias Tahta Diksar Mahasiswa Unila Tewas Polres Pesawaran

Posting Terkait