Polres Pesawaran Sidik Kematian Mahasiswa Fisip Unila

Tommy | Fajar Sumatera

PESAWARAN – Polres Pesawaran telah menerima bukti visum dalam kasus dugaan kekerasan yang dilakukan senior kepada juniornya dalam diksar mahasiswa baru UKM Pecinta Alam Cakrawala Universitas Lampung.

Rencananya, tim khusus yang telah dibentuk guna mempercepat penyelidikan akan melaksankan gelar perkara guna menaikan status ketingkat sidik, setelah sebelumnya mengumpulkan bukti-bukti akan adanya dugaan penganiayaan.

Baca Juga:  Unila Proses Status Tersangka 17 Mahasiswa

“Hingga saat ini, 8 orang dari unsur korban yakni tiga mahasiswa yang kini tengah dirawat di rumah sakit  dan panitia telah diperiksa,” ujar Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro, Kamis (3/10).

Selain itu, hasil visum dari tiga korban yakni Aldi Darmawan, Frans Salsa Romando, serta Akbar Romeo telah di dikantongi petugas sambil menunggu visum korban meninggal dunia.

Baca Juga:  Polres Pesawaran Ringkus Pengedar Sabu

Pihaknya menjelaskan, dari beberapa hasil visum yang telah dimiliki, akan segera menaikan status penyelidikan menjadi sidik usai gelar perkara.

Sebelumnya, empat orang mahasiswa Universitas Lampung yang mengikuti Diksar UKM Cakrawala bagi mahasiswa pencinta alam, di Kawasan Gunung Betung, Kabupaten Pesawaran, diduga mengalami tindak kekerasan yang dilakukan para senironya.

Dalam peristiwa tersebut, satu orang mahasiswa meninggal dunia atas nama Aga Trias Tahta, sementara tiga orang lainnya terpaksa dirawat di rumah sakit akibat mengalami luka lebam pada sekujur tubuhnya.(TS)

Baca Juga:  Dalam Sehari Polres Pesawaran Amankan Dua Pengedar Sabu

Diksar Mahasiswa Fisip Unila Tewas Polres Pesawaran UKM Cakrawala

Posting Terkait