Polresta Bandarlampung Bekuk Pelaku Jambret

Ilustrasi Jambret (Ist)

BANDARLAMPUNG,- Polresta Bandarlampung telah berhasil membekuk Hariyadi (23), pelaku jambret di Jalan ZA Pagar Alam, dekat Mall Bumi Kedaton. Usai melakukan aksinya.

Kapolresta Bandar Lampung Komisaris Besar Murbani Budi Pitono, memaparkan Hariyadi merampas tas korban bernama Ani (37), warga Rajabasa. Korban saat itu teriak sehingga didengar warga dan petugas kepolisian yang sedang bertugas mengatur lalu lintas.

Petugas lalu lintas lalu mengejar Hariyadi yang mengendarai sepeda motor. Situasi sore itu yang sedang macet, membuat Hariyadi kesulitan memacu sepeda motor dengan kencang. Alhasil aparat kepolisian menangkapnya di tengah kemacetan.

Baca Juga:  Polsek Kedaton Ciduk Pelaku Jambret

Polisi menyita satu buah tas berisi dompet milik korban dan satu unit sepeda motor milik tersangka. “Perkaranya kini disidik di Satuan Reserse Kriminal,” kata alumnus Akademi Kepolisian tahun 1995, Senin (5/6).

Terlebih, dari pengakuan tersangka kepada tim Polresta Bandarlampung, bahwa sudah delapan kali tersangka menjambret di wilayah Bandarlampung dan semua aksinya dilakukan hanya seorang diri.

Baca Juga:  Polisi Ringkus Duo Jambret Apes

Modus yang biasa di pakai oleh tersangka, untuk memperlancar aksinya, Haryadi hanya mengincar kaum Hawa sebagai sasaran penjabretannya dan menggunakan sepeda motor.

“Jika dirinya telah melihat mangsanya, seperti perempuan sedang berkendara namun si korban sedang memainakan hp ketika berkendara, maka itu merupakan sasaan empuk bagi tersangka Haryadi, terlebih apabila tersangka melihat terdapat tas dan hp juga di dashboard motor, dengan sidap tersangka menjambret korban wanita tersebut,” paparnya.

Tersangka memilih wanita sebagai korbannya bukan tanpa alasan, sebab, Hariyadi sengaja mengincar perempuan sebagai korban karena lebih mudah dijambret dan tidak banyak melakukan perlawanan.

Baca Juga:  Polresta Bandarlampung Buru Penjambret Niken

Namun sepak terjangnya sabagai penjambret tidak semua berjalan mulus, sebab dari delapan kali ia melakukan aksi tersebut. Hanya empat kali dirinya berhasil melarikan dompet korbannya.

“Hasil uang yang saya dapatkan hasil dari menjambret itu mas, untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga saya, ada juga yang saya belikan untuk membeli mainan anak saya,” pungkas warga Batu Putu. (JI)

Jambret

Posting Terkait