Polresta Bandarlampung Buru Penebar Uang Palsu

BANDAR LAMPUNG – Tertangkapnya seorang tukang rongsok yang berbelanja Handphone menggunakan uang palsu menjadi perhatian pihak Polresta Bandarlampung, untuk menyelidiki asal usulnya.

Satuan reserse kriminal Polresta Bandarlampung mengembangkan penyelidikan terbongkarnya kasus uang palsu. Sebelumnya, polisi mengamankan uang palsu pecahan seratus ribuan dengan jumlah sebanyak satu juta enam ratus ribu rupiah dari seorang tukang rongsok bernama Bagus Saputra.

Baca Juga:  Warga Pesibar Edarkan Uang Palsu

Dari keterangan tersangka Bagas, dirinya mendapatkan uang palsu tersebut dari seorang yang membeli motor miliknya seharga satu juta tujuh ratus ribu rupiah, lantaran merasa ditipu, Bagas kemudian mencari cara untuk membelanjakan uang tersebut dengan membeli handphone milik korban Mutiara.

Berdasarkan keterangan Bagas, kepala unit tindak pidana tertentu Satreskrim Polresta Bandarlampung, Ipda Sylvia Claudia Agustina mengatakan, kasus tersebut masih dikembangkan, pelaku lainnya yang membeli motor milik tersangka Bagas Saputra masih diburu oleh petugas.

Baca Juga:  Polresta Bandarlampung Amankan Residivis

Kasus uang palsu tersebut terbongkar atas penangkapan Bagas Saputra oleh korban Mutiara pada senin 8 oktober 2018 lalu. Bagas ditangkap setelah dirinya membeli handphone milik Mutiara senilai satu juta enam ratus ribu rupiah, kini Bagas masih meringkuk disel tahanan Polresta Bandarlampung dan dijerat dengan pasal 18 ayat 2 undang undang RI No 17 tahun 2006 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman12 tahun penjara. (*)

Polresta Bandarlampung Uang Palsu

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan