Polresta Bandarlampung Tangkap Jambret Spesialis Wanita

Tekab 308 Polresta Bandarlampung
Tekab 308 Polresta Bandarlampung
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Bandarlampung, Kompol Harto Agung Cahyono, saat mengekspose Habibi (29) pelaku jambret, Kamis (7/12/2017). Foto: Rudi/Fajar Sumatera

Bandarlampung – Tim Tekab 308 Polresta Bandarlampung bersama Anggota Unit Reserse Kriminal Polsek Sukarame berhasil meringkus Habibi (29) warga Jalan Pangeran Antasari, Kalibalok Kencana, Kedamaian, Bandarlampung. Pelaku diringkus setelah melancarkan aksinya, pada Senin (4/12/2017) lalu sekitar pukul 22.00 WIB.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Bandarlampung, Kompol Harto Agung Cahyono, mengatakan pelaku terakhir melakukan aksinya di Jalan Pulau Sebesi, Sukarame, Bandarlampung. Dimana anggotanya berhasil mengamankan pelaku setelah berupaya kabur setelah Habibi melancarkan aksinya dengan menjambret korbannya yang berinisial H.

“Sebelumnya, pelaku mengikuti korban dari Jalan Pulau Sebesi, dimana saat itu korban ingin ke warung untuk membeli gas. Setelah korban membeli gas, pelaku melihat dompet korban yang berada di dashboard motor. Pelaku langsung menjambret lalu berhasil mengambil dompet milik korban,” ujar Kompol Harto saat ekspose di Mapolresta, Kamis (7/12/2017).

Harto sapaan akrabnya menambahkan, korban sempat mengejar pelaku. Lalu, tiba-tiba pelaku ngerem mendadak dan korban menabrak pelaku sehingga tersungkur.

”Saat itulah korban berteriak dan kebetulan pada saat itu anggota kami sedang melakukan patroli rutin lalu berusaha meringkus pelaku. Ketika akan diringkus, pelaku mencoba melawan dan dengan terpaksa petugas menghadiahinya dengan timah panas,” ungkapnya.

Dari hasil penyelidikan Polresta Bandarlampung, pelaku telah beroperasi sebanyak tujuh kali di sekitaran wilayah Kota Bandarlampung di antaranya Antasari, Sukarame, Garuntang, dan Tanjungkarang Pusat.

“Dari tangan pelaku kami berhasil mengamakan barang bukti berupa satu buah dompet milik korban dan sepeda motor milik pelaku beserta nomor plat palsu yang digunakan pelaku,” tutup Harto.

Sementara dari pengakuan Habibi, bahwa setiap ia melancarkan aksinya selalu sendirian dan setiap beraksi selalu mengincar korban wanita. “Selalu sendirian pak, enggak pernah sama teman. Yang saya incar rata-rata perempuan, yang selalu bermotoran sendiri,” akunya di hadapan petugas.

Pelaku menjelaskan, uang hasil curian sebanyak Rp574 ribu digunakannya untuk foya-foya. “Untuk foya-foya, sudah enam tujuh kali ini menjambret seorang diri,” pungkasnya. (RD)

3,169 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Berita Terkait

Leave a Comment