PPK Proyek RSUD Pesawaran Ungkap Keterlibatan Kadis Kesehatan

PESAWARAN – Nama Ir Harun Tri Joko, M.Kes kembali disebut sebagai dalang pengaturan proyek pembangunan gedung RSUD Pesawaran. Hal itu diungkapkan oleh Raden Intan Putera (RIP) Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam kesaksian persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang kelas 1A, Kamis, (26/03/2020) pekan lalu.

Bahwa, Raden Intan Putera dalam pengakuannya dikursi persidangan PN Tipikor Tanjungkarang, menguatkan keterlibatan Ir Harun Tri Joko dalam korupsi pembangunan gedung RSUD Pesawaran.

Pasalnya, dirinya (RIP) hanya bersikap profesional dalam berkerja, dan iapun hanya mencoba loyal kepada atasannya (Harun Tri Joko) selaku pimpinan di Dinas Kesehatan Kabupaten Setempat.

Baca Juga:  Terungkap, Jual Beli Proyek RSUD Pesawaran Pemberian Sonny Zainhard Utama

Dari ungkapan fakta persidangan yang dilontarkan terdakwa RIP ditepis oleh Ir Harun Tri Joko, M.Kes Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (30/03/2020). Menurutnya kesaksian terdakwa RIP tidak mendasar alias ngawur.

Saat ditanya wartawan Harian Fajar Sumatera, kejadian sebenarnya seperti apa Pak Kadis?

Dirinya, masih Ir Harun Tri Joko, M.Kes menjawab saya tidak memerintahkan atau terlibat dalam persoalan korupsi RSUD.

“Sejak awal pemeriksaan, nama saya (Harun Tri Joko) tidak pernah ada dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP)”, kelakarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dirinya tidak pernah takut perkara tersebut. Saat disinggung adanya dugaan fee proyek yang mengalir ke dirinya (Kadis Kesehatan) secara spontanitas Harun Tri Joko membantahnya.

Baca Juga:  Tiga Terdakwa Korupsi RSUD Pesawaran Terancam 20 Tahun Penjara

“OOOOoooww, siapa itu yang ngomong, Tidak ada itu, tidak benar itu, bohong itu, ingat ya, saya tidak pernah ada di BAP. Saya ini beda, sangkanya saya seperti pengguna anggaran (PA) yang lain apa”, kilahnya.

Bahkan, dirinya dalam kesaksian persidangan awal di PN Tipikor Tanjungkarang tidak membenarkan penjelasan itu.

Saat wartawan ini melakukan wawancara lebih lanjut, soal adanya atas nama Sony, dan hubungannya seperti apa dengan Sony. dirinya pun selalu menepis.

“Saya tidak memiliki kedekatan dengan saudara Sony, hanya sekedar kenal. Karena, Sony itu komunikasi dengan saya hanya untuk keperluan lain, bukan proyek”, sambungnya.

Baca Juga:  Korupsi RSUD Pesawaran, Juli Akui Beri Sonny Uang Fee

Karena, Sony itu pencinta komunitas motor trail, jadi, Sony selalu mengajukan permohonan proposal untuk Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K).

“Dia itu pencinta motor trail, sering ngetrail bareng dengan PaK Bupati Dendi Romadhona”, imbuhnya.

Adapun soal dugaan itu, mungkin Pak Sony langsung yang berhubungan dengan kontraktor.

“Saya tidak pernah tahu, andaipun bertemu dengan Pak Sony tidak ngomongin proyek di Dinas Kesehatan, apalagi menunjuk rekanan (Pemborong)”, tegasnya. (Saefudin/Yudi Ewok)

Korupsi RSUD Pesawaran

Posting Terkait