Presiden Jokowi: Tidak Apa-apa Beda Pilihan, Tapi Setelah itu Rukun

Presiden Joko Widodo (istimewa)

Presiden Joko Widodo meminta masyarakat tak terpecah-belah karena urusan memilih pemimpin. Jokowi mengimbau pentingnya menjaga persaudaraan.

“Saya titip, jangan dikipas-kipasi, kita jadi pecah, nggak boleh. Kita saudara, pas pilih beda nggak apa-apa,” kata Jokowi.

Hal itu disampaikan saat pidato pembagian sertifikat tanah di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang, Jateng, Sabtu (23/12/2017). Jokowi mengingatkan masyarakat harus menjaga kerukunan meski berbeda pilihan.

Baca Juga:  Bunda Eva: Tunggu Aja Azab Kalian!

“Pilih pemimpin yang baik. Beda nggak apa-apa, tapi setelah itu rukun,” jelas Jokowi, seperti dilansir dari detik.com.

“Ada satu rumah nggak rukun, sama tetangga nggak rukun, sama tamu nggak rukun. Di pilihan bupati, wali kota, presiden, nggak boleh itu. Negara ini terlalu besar dikorbankan,” tegasnya.

Dalam acara ini, Jokowi sekaligus menyerahkan ribuan sertifikat tanah serentak di lima provinsi melalui video conference. Perinciannya, di Jawa Tengah 10.350 sertifikat, Padang 24.919 sertifikat, Yogyakarta 4.000 sertifikat, Bengkulu 57.346 sertifikat, dan Baubau Sulawesi Tenggara 69.666 sertifikat. (net/hp)

Baca Juga:  Bertemu para Siswa SMA Taruna Nusantara, Presiden Bicara soal Pencapaian Infrastruktur

Demokrasi Jokowi Presiden RI

Posting Terkait