Pria Bersenjata Perkosa Anak SD Diatas Kuburan

Foto: Ilustrasi

PURWOREJO- Pria tua warga Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo diduga telah melakukan tindak pelecehan seksual terhadap seorang bocah 13 tahun.

Kasus tersebut terjadi sebelum bulan puasa kemarin, Jelita (nama samarannya) adalah anak piatu, saat itu sedang bermain, kemudian pelaku dengan inisial HR (46), warga Kecamatan Kaligesing itu mencabuli korban di atas kuburan sekitar rumah korban, pada waktu menjelang mahgrib.

Menurut keterangan Ketua P2A Kecamatan Kaligesing HRY mengemukakan, awalnya korban mengeluh kesakitan di bagian perut, namun setelah dicek bersama kepolisian dan dinsos ternyata korban telah diperkosa, yang diduga dilakukan HR (46) warga kecamatan Kaligesing.

“Saat itu Jelita mengeluh sakit di perutnya, setelah kita periksa bersama polisi dan Dinsos Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Purworejo. Korban telah diperkosa. Pihak sekolah langsung melaporkan hal itu ke unit PPA Polres Purworejo pada hari Rabu 15/5 kemarin,” kata HRY, Kamis 16 Mei 2019 pagi.

HRY juga menjelaskan bahwa korban masih duduk di bangku sekolah dasar kelas empat SD di Kecamatan Kaligesing. menurut HRY, pihaknya bersama perangkat desa dan kepolisian setempat sedang mendalami kasus tersebut.

“Dari informasi yang diterima, pelaku lebih dari 1 orang. Korban mengaku dirinya telah diperkosa oleh HR diatas kuburan. Korban juga diancam akan ditembak kalau tidak mau menuruti keinginan pelaku,” kata korban kepada HRY.

Lanjut HRY, diketahuinya bahwa pelaku selama ini memang benar hanya buruh serabutan di desa setempat. Menurutnya selama ini pelaku apa bila bepergian selalu membawa senapan angin, sehingga pengakuan korban diancam akan ditembak bisa dibenarkan.

Kasatreskrim Polres Purworejo, AKP Haryo Seto Liestyawan saat dikonfirmasi metrotimes membenarkan adanya kasus tersebut. Namun, pihaknya baru menerima aduan, bukan laporan secara resmi. “Belum laporan, baru aduan,” katanya Kamis (16/5).

Kendati demikian, kasus yang menimpa anak dibawah umur ini sudah ditindaklanjuti.  (MAS DNL)

Posting Terkait