Pro Kontra Bawaslu Way Kanan dan Pelapor di Balik Kampanye Rina Marlina di Masjid

Pro Kontra Bawaslu Way Kanan dan Pelapor di Balik Kampanye Rina Marlina di Masjid

Sejumlah barang bukti yang diduga dibawa Calon Wakil Bupati Way Kanan Rina Marlina ke Masjid. Foto: Istimewa.

 

Fajar Sumatera – Bawaslu Way Kanan berseberangan pendapat dengan pihak pelapor dugaan pelanggaran kampanye di Masjid yang dilakukan calon wakil bupati setempat: Rina Marlina.

Pelapornya adalah Robika, warga Kampung Gunung Sangkaran, Kecamatan Umpu Semenguk. Laporan itu didasarkan pada kegiatan kampanye Rina Marlina yang diunggah di akun Facebook: Sumarni Marni.

Kegiatan kampanye itu sendiri berlangsung pada Rabu malam, 28 Oktober 2020: tepatnya pada perayaan Maulid Nabi.

Saat kegiatan itu berlangsung –berdasarkan pada unggahan akun Facebook itu, terdapat stiker atau kartu [yang merupakan alat peraga kampanye] pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut 1, yakni Juprius dan Rina Marlina. Juga ada bungkusan jilbab.

Baca Juga:  KPU Bandarlampung Antisipasi Dokumen Kependudukan Palsu

Ketua Bawaslu Way Kanan Yesi Karnainsyah mengamini laporan dari Robika itu sudah dilayangkan ke pihaknya. Namun begitu, Yesi berpendapat bahwa laporan itu belum lengkap sehingga belum diregistrasi dan belum dapat dilanjutkan ke Sentra Gakkumdu. Alasannya karena ada tanda tangan yang dinilai tidak sinkron.

“Tadi siang memang ada pihak yang menyampaikan laporan. [Laporan belum lengkap karena_red] Tanda tangan pelapor di formulir dengan tanda tangan di KTP tidak sesuai,” kata Yesi kepada Fajar Sumatera, Jumat malam, 30 Oktober 2020.

Baca Juga:  KPK Disarankan Berikan Kejelasan Kepada Publik Soal Status Bakal Calon Kada di Lampung

Apa yang diucapkan Yesi ini memantik reaksi Team Relawan #AdipatiLagi. Sekretaris Jendral Ferdiansyah dari tim itu mengatakan laporan Robika itu sudah layak untuk ditindaklanjuti. Ferdiansyah adalah orang yang ikut mendampingi Robika.

“Laporan kami sudah lengkap, jika berkasnya belum lengkap seharusnya tadi langsung bilang ke kami,” keluhnya, Jumat malam.

Pro Kontra Bawaslu Way Kanan dan Pelapor di Balik Kampanye Rina Marlina di Masjid

Skrinsut akun Facebook Sumarni Marni yang berisi keterangan tentang kehadiran Calon Wakil Bupati Way Kanan Rina Marlina di Masjid berikut barang bukti yang diduga alat peraga kampanye. Foto: Istimewa.

Ferdiansyah mengatakan niat dia dan Robika melakukan pelaporan itu justru didukung oleh Bawaslu dengan memberikan sejumlah saran.

Baca Juga:  Adipati-Ali Rahman Bantah Bagi-bagi Rp50 Ribu

“Kami sudah mengikuti alur dari Bawaslu yang meminta laporan itu harus mempunyai syarat formiil dan materiil. Yaitu harus mempunyai dua saksi, nama terlapor, alamat terlapor, keterangan, dan lain sebagainya,” tegas dia.

Mendapati keterangan dari Yesi tadi, Ferdiansyah dan Robika akan pergi lagi membuat laporan ulang. “Jika belum bisa diregistrasi, nanti kami ke Bawaslu lagi,” terang dia.

Unggahan pada akun Facebook Sumarni Marni kata Ferdianysah sudah dihapus.”Robika tahu kejadian itu berdasarkan unggahan Facebook tadi. Sekarang unggahan itu sudah dihapus,” imbuhnya.

Sepengetahuan Ferdiansyah, kehadiran calon Wakil Bupati Way Kanan Rina Marlina di Masjid itu adalah sebagai tamu.

Reporter: Yunus Kedum

Bawaslu Way Kanan Pilkada 2020 Pilkada Way Kanan Rina Marlina

Posting Terkait