Produksi Kopi RI Diprediksi 690 Ribu Ton Tahun Ini

Foto: Ilustrasi. (Ist)

Jakarta – Asosiasi Ekportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) menargetkan perbaikan produksi kopi dalam negeri di tahun ini. Sebelumnya produksi kopi sempat anjlok karena kendala cuaca.

“Tahun ini sekitar 11-11,5 juta karung atau 660-690 ribu ton,” ungkap Ketua AEKI Moelyono di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (26/4/2018).

Perbaikan produksi tersebut, kata dia dipengaruhi oleh faktor cuaca yang sangat berpengaruh dalam proses budidaya dan pengembangan perkebunan kopi.

Baca Juga:  Indonesia Genjot Ekspor Kopi ke Kanada

”Karena cuaca sudah baik. Kalau cuaca mendukung lagi itu (produksi kopi) bisa jadi lebih tinggi lagi,” jelas dia seperti yang dilansir dari liputan6.com.

“(Kondisi cuaca yang baik) Pada waktu panen selesai harus ada cuaca panas yang tegas. Tidak hujan sama sekali 2 sampai 3 minggu. Setelah itu ada hujan membentuk bunga, dan tidak boleh terlalu banyak hujan dan terlambat dapat air. 10 hari sampai 2 minggu harus dapat hujan lagi,” sambung Moelyono.

Baca Juga:  Kopi Indonesia Diekspor Kesini....

Lebih jauh, dia menjelaskan dari total produksi 690 ribu ton kopi tersebut, sebanyak 310 ribu ton di antaranya digunakan untuk konsumsi di dalam negeri, sedangkan sisanya diekspor.

“Iya sisanya diekspor sekitar 350 ribu bisa (untuk diekspor). Tapi itu kecil. Biasanya 400 ribu,” katanya.

Selain itu, Moelyono pun mengatakan pada tahun kemarin, pihaknya mencatat terjadi penurunan pertumbuhan konsumsi kopi dalam di dalam negeri.

Baca Juga:  Indonesia Genjot Ekspor Kopi ke Kanada

“Konsumsi kopi tahun kemarin agak slow down ya. Perumpamaan kita lomba maraton. Kadang ada slow down. Kemarin ada penurunan walaupun tetap growing, sekitar 3,5 persen biasanya kan 5 sampai 6 persen,” katanya. (net/hp)

Kopi Indonesia

Posting Terkait