Prof Zulkarnain: Tidak Ada Penelitian Tanpa Masalah

Prof Zulkarnain: Tidak Ada Penelitian Tanpa Masalah

Prof Zulkarnain: Tidak Ada Penelitian Tanpa Masalah.

BANDAR LAMPUNG – TIDAK ada penelitian tanpa masalah. Jika tidak ada perumusan masalah, maka kegiatan penelitian akan sia-sia dan tidak membuahkan hasil.

Hal itu disampaikan Wakil Rektor Bidang Kerjasama Universitas Medan Area (UMA) Medan, Prof. Ir. H. Zulkarnain Lubis, MS., Ph.D saat menjadi pemateri Workshop Metodologi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat di Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Rabu (4/4).

Workshop ini diselenggarakan Lembaga Penelitian, Pengembangan Pembelajaran, Pengabdian Masyarakat (LP4M) IIB Darmajaya bekerjasama dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Swata Indonesia (APTISI) Wilayah II-B Lampung. Diikuti 150 peserta dari 30 Perguruan Tinggi Swasta se Provinsi Lampung.

Baca Juga:  IIB Darmajaya Wisuda 325 Lulusan

“Sebelum melaksanakan suatu penelitian, peneliti  harus mencari dan mengumpulkan data-data awal. Data tersebut dapat membangkitkan munculnya masalah. Dari hal itu, kita bisa mengindentifikasi masalah,” ujar Prof. Zulkarnain.

Dosen yang telah menyelesaikan gelar Doctor of Philosophy (Ph.D) Economics di Universiti Kebangsaan Malaysia  ini mengatakan, tidak ada penelitian tanpa masalah, tapi tidak semua masalah bisa dijadikan penelitian.

Baca Juga:  1300 Peserta Ikuti Open Turnamen Shokaido Lampung-IIB Darmajaya

“Penelitian bersifat ilmiah memiliki ciri-ciri rasional, empiris, dan  sistematis. Rasional yakni masuk akal disertai teori yang mendukung, empiris yakni sumber pengetahuan diperoleh dari observasi (percobaan), dan sistematis yakni sesuai langkah prosedur,” tambah Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Medan Area ini.

Selain Prof. Zulkarnain, pemateri lainnya yakni Dosen FKIP Universitas Lampung, Prof. Ag. Bambang Setyadi, MA., Ph.D dan Dosen Teknik Elektro Universitas Lampung, Dr. Ir. Sri Ratna S, M.T

Rektor IIB Darmajaya sekaligus Ketua APTISI Wilayah II-B Lampung, Ir. H. Firmansyah, YA., MBA., MSc mengungkapkan, terdapat 6 Program Studi di Kopertis Wilayah II yang terakreditasi A. Lima dari 6 Prodi terareditasi A tersebut berasal dari Provinsi Lampung.

Baca Juga:  IIB Darmajaya Jalin Kerjasama dengan Universitas NTVU Tiongkok

Firmansyah melanjutkan, pihaknya berupaya menjadikan APTISI Wilayah II-B Lampung sebagai organisasi yang bermanfaat, melalui berbagai aktifitas sebagai wadah berbagi ilmu, dan saling suport untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi.

“Kami berharap Workshop Metodologi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dapat mendorong, meningkatkan kuantitas serta kualitas penelitian, pengabdian masyarakat, dan buku referensi yang dihasilkan para dosen PTS di Provinsi Lampung,” harapnya. (*) 

Asosiasi Perguruan Tinggi Swata Indonesia IIB Darmajaya Universitas Medan Area

Posting Terkait