Proses Penyidikan Kasus Khamami Tuntas

Foto: Ist

BANDARLAMPUNG – Proses penyidikan kasus dugaan suap dengan tersangka Bupati Mesujinonaktif Khamami sudah tuntas. Khamami dan dua tersangka lainnya segera disidang.

“Hari ini dilakukan pelimpahan berkas, barang bukti dan tersangka ke penuntutan tahap 2 untuk 3 tersangka tindak pidana suap terkait pembangunan proyek-proyek infrastruktur di Kabupaten Mesuji Tahun Anggaran 2018,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (21/5/2019).

Selain Khamami, dua tersangka lainnya yang segera disidang adalah Taufik Hidayat selaku adik dari Khamami dan Wawan Suhendra selaku Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Mesuji. Persidangan bakal digelar di Pengadilan Tipikor Bandar Lampung.

Baca Juga:  KPK Geledah Rumah Dinas Zumi Zola

“Sampai Saat ini sudah dilakukan pemeriksaan terhadap 88 saksi dengan berbagai unsur,” ucap Febri.

Febri menguraikan mereka yang menjadi saksi. Di antaranya, Bupati Kabupaten Mesuji, Sekda Kabupaten Mesuji, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Bidang Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu, Pintu Kabupaten Mesuji, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Kabupaten Mesuji, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Mesuji, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Sosial Kab. Mesuji, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Mesuji, Kepala Dinas Perkebunan dan Perhutanan Kab. Mesuji, Bendahara Pengeluaran Dinas-dinas di Kabupaten Mesuji, PNS Kabupaten Mesuji, Kuasa Pengguna Anggaran, Pengacara dan pihak Swasta.

Baca Juga:  KPK Desak PT GPM Bayar Tunggakan Pajak

Selain Khamami, Taufik dan Wawan KPK menetapkan Sibron Azis sebagai pemilik PT Jasa Promix Nusantara dan PT Secilia Putri, serta Kardinal selaku swasta sebagai tersangka. Keduanya diduga sebagai pemberi suap.

Khamami diduga menerima Rp 1,28 miliar dari Sibron melalui sejumlah perantara. Uang itu diduga merupakan fee pembangunan proyek infrastruktur di Mesuji. KPK menduga uang itu bukanlah pemberian pertama. KPK telah mendeteksi pemberian sebelumnya sebesar Rp 200 juta dan Rp 100 juta. (TS)

Kasus Fee Proyek Mesuji Khamami KPK

Posting Terkait