Puan Maharani Bertamasya di Pulau Tegal, Lokasi Wisata yang Disorot KPK Lewat GNP-SDA

Puan Maharani Bertamasya di Pulau Tegal, Pengelola Wisata: Ditunggu Kehadirannya Kembali

Puan Maharani berdiri di tempat wisata Tegal Mas pada Pulau Tegal. Foto: akun instagram @tegalmasthomas.

Fajar Sumatera – Ketua DPR RI Puan Maharani dan keluarganya disebut dalam keterangan foto pada laman instagram @tegalmasthomas berkunjung ke Pulau Tegal, di tempat wisata Tegal Mas yang dikelola Thomas Aziz Rizka.

Seperti dilihat Fajar Sumatera, Jumat, 26 Februari 2021, Puan Maharani tidak sendiri. Ia ditemani Irjen Pol Purwadi Arianto dan sang isteri.

“Thank for coming ketua DPR RI Ibu Puan Maharani Soekarno Putri dan keluarga @puanmaharani, ditunggu kehadirannya kembali di Pulau Tegal Mas,” tulis @tegalmasthomas atas unggahan 7 buah foto.

Wisata Tegal Mas yang dikelola Thomas Aziz Riza ini memang kerap dikunjungi anggota DPR RI. Sebelumnya, Aziz Syamsudin berikut Meutia Hafid pun sudah terlebih dulu berkunjung ke sana dan dijamu oleh sang tuan rumah.

Baca Juga:  Kinerja Humas KPK Dikritik Eksponen 98 Asal Lampung: Sudah Harusnya Febri Diganti

Puan Maharani dalam perjalanannya telah tercatat sudah 2 kali berkunjung ke Pulau Tegal. Kunjungannya yang kali pertama pun, telah diunggah di lama instagram.

Keberadaan Pulau Tegal ini menyisakan kisah yang tidak selalu menarik seperti apa yang diumbar ke publik perihal keindahan lautnya.

Wisata Tegal Mas ini sebelumnya sudah dipastikan berada pada Zona Pertahanan dan Keamanan. Merupakan wilayah strategis yang merupakan bagian dari zona wilayah di bawah kewenangan Menteri Pertahanan.

Oleh KPK beberapa waktu lalu, pengelolaan wisata Tegal Mas tersebut disorot. Sorotan itu mencuat dari tim yang tergabung dalam Gerakan Nasional Penyelamatan Sumber Daya Alam atau GNP-SDA yang dibentuk dan diketuai oleh KPK.

Baca Juga:  KPK Bungkam Soal Penyunatan Vonis Bekas Ketua PKB Lampung Musa Zainuddin

Tim tersebut berkunjung ke Pulau Tegal, yang diketahui berasal dari KLHK; ATR/BPN; dan KKP. Kunjungan utama dari tim itu perihal penegakan hukum atas dugaan pelanggaran yang telah dilakukan oleh pengelola yakni Thomas Aziz Riska.

Diketahui hasil kunjungan tim tersebut tidak tanpa hasil. Ada dua dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Thomas Aziz Riska. Satu sudah tahap penyidikan, kemudian sedang tahap penyelidikan. Lokasi atas tahap penyelidikan itu berada persis pada lokasi perluasan yang dikelola Thomas Aziz Riska di Pulau Tegal.

Sebab pada pulau tersebut, Thomas Aziz Riska diduga telah melakukan pengerukan bukit yang di lokasi itu memang sedang parkir alat berat. Hasil pengerukan bukit itu kemudian dimaksudkan untuk menimbun bagian bibir pantai demi bisnis yang digeluti Thomas Aziz Riska.

Baca Juga:  Polda Lampung Ubah Nama Delapan Polsek

Sampai detik ini, hasil dari penyidikan maupun penyelidikan dari tim GNP-SDA tersebut belum diketahui ujungnya. Tim saat itu dipimpin oleh Saut Situmorang, eks pimpinan KPK pada masanya.

Kendati demikian, potret penegakan hukum selanjutnya berujung pada kunjungan sejumlah pejabat elite hingga petinggi pada lembaga penegak hukum di Lampung.

Komisi III pada DPR RI juga sempat mengagendakan kunjungannya ke Pulau Tegal. Yang kemudian dikritik oleh WALHI Lampung. Dari sikap kritis yang ditampilkan WALHI Lampung, rombongan Komisi III yang sedianya berada di Lampung untuk menjalankan agenda kunjungan kerja, berpikir dua kali untuk berangkat ke pulau tersebut.

Reporter: Ricardo Hutabarat

ATR/BPN DPR RI GNP-SDA Irjen Pol Purwadi Arianto Kejaksaan Agung Kejaksaan Tinggi Lampung KKP KLHK KPK Mabes Polri Polda Lampung Puan Maharani Pulau Tegal Wisata Tegal Mas Zona Pertahanan dan Keamanan

Posting Terkait