Puluhan Petani Gotong Royong Bersihkan Saluran Air Pasca Banjir

Gedongtataan – Puluhan petani dari empat desa, bergotong royong membersihkan saluran air yang tertimbun lumpur bekas banjir beberapa waktu lalu, Minggu (23/4).

Menurut Kepala Desa Kutoarjo, Suprastiyo mengatakan bahwa kegiatan tersebut di lakukan untuk menghadapi masa tanam.

“Saluran air jadi dangkal, jadi kalau tidak dibersihkan, air tidak maksimal masuk ke sawah, jadi kita bekerja sama dengan para petani dari Desa Kutoarjo, Karang Anyar, Bagelen, dan Gedongtataan,”kata Kades.

Baca Juga:  Luapan Sungai Ciliwung Banjiri Rumah Warga

Pembersihan dilakukan untuk mengangkat sampah dan lumpur, akibat banjir yang menimpa beberapa waktu lalu menerjang Kabupaten Pesawaran.

“Kita kan sebentar lagi menghadapi masa tanam padi, jadi pengairan kesawah harus baik dan cukup, jadi kami bersama para petani dari empat desa secara berinisiatif membersihkan aliran sungai,” jelasnya.

Menurutnya, selain membersihkan aliran air, mereka juga bersama-sama membuat jalan sepanjang 400 meter, untuk mengangkut hasil pertanian.

Baca Juga:  Petani Tubaba Gelar Gropyokan Tikus

“Jangankan mengangkut hasil petani, tracktor saja susah masuk, jadi kami berharap dengan dibangunnya jalan secara swadaya ini dapat membantu para petani mengangkut hasil panennya,” pungkasnya.

“Kalau melebarkan jalan ini, hanya para petani yang berada di Desa Kutoarjo saja yang gotong royong, tetapi kami punya rencana menembuskan jalan dari Kutoarjo, kemudian Karang Anyar, Bagelen dan Gedongtataan, untuk memudahkan para petani untuk membawa hasil panennya,” timpalnya. (MH/PS)

Banjir Petani

Posting Terkait