Pura-pura Gila, Psikiater Minta Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Diobservasi

BANDAR LAMPUNG – A. Alfin Andrian (22), pelaku penusukan Syekh Ali Jaber, di Masjid Falahudin, Sukajawa, Tanjungkarang Barat, pada Minggu (13/9), disarankan untuk dilakukan observasi di Rumah Sakit Jiwa (RSJ).

Psikater RSJ Provinsi Lampung Dr. Tendri Septa, mengatakan, observasi yang memakan waktu maksimal 14 hari tersebut, guna mengetahui apakah si pelaku memanipulasi kejiwaan atau berpura pura gila.

“Nanti kelihatan dari pemeriksaan kejiwannya dalam bentuk visum et repertuk psikiatrum, dia kejiwaannya konsisten atau tidak,” kata Dr. Tendri Septa, di Polresta Bandar Lampung, Minggu (12/9) malam.

Sementara, Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto, menjamin seluruh kegiatan Syekh Ali Jaber di Lampung, akan tetap berjalan dan dikawal oleh kepolisian.

Selain itu, dari pemeriksaan awal kepolisian dan pihak Psikiater, didapati informasi kalau pelaku memang membawa pisau dari kediamannya dan Syekh Ali Jaber, mengalami luka dibagian bahu kanan, sedalam 4 cm.

Untuk kasus penusukan ini, aparat masih melakukan pendalaman, apakah terkait jaringan radikal, atau kelompok tertentu.(TOM)

Posting Terkait