Ratusan Sopir Angkutan Online Demo Tolak Permenhub

Ojek online berdemo memprotes Permenhub 108/2017.

BANDARLAMPUNG — Ratusan sopir angkutan online Lampung, tergabung dalam Gocar, Grabcar, Uber, menggelar aksi unjuk rasa di Lapangan korpri komplek kantor Gubernur pada, Kamis (8/2).

Dalam aksinya mereka menolak Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) 108 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum tidak dalam trayek atau biasa disebut PM 108.

Sebelum ke Kantor Gubernur, mereka sebelumnya menentukan titik kumpul para driver online meliputi Musim Lampung, Telkom Saburai, Mahan Agung, samping Hotel Sheraton, di Jalan Rasuna Sahit di depan Hotel Swiss bel.

Baca Juga:  Warga Demo PT PP

Aksi berjalan dengan satu komando Febi Arisma (30) warga Kemiling Bandarlampung. Selaku korlap ia menyampaikan, akan terus berjuang melawan kebijakan tersebut.menurutnya ini hanya akan menguntungkan koperasi.

“Kami, (para driver online) akan lawan terus kebijakan pemerintah yang akan menyengsarakan driver,” jelasnya.

Selain itu Febi juga menilai apabila PM 108 dijalankan akan memicu keributan dengan driver angkutan umum lantaran mobil para driver online akan mudah dikenali.

Baca Juga:  Presiden Perintahkan Menhub dan Menkominfo Panggil Aplikator dan Pengemudi Ojek Online

”Kalau PM 108 dijalankan nanti akan ada keributan, selama ini kan sopir angkot gak suka dengan adanya angkutan online. Nah kalau mobil kita ikut uji KIR, ditempeli stikernya ketahuan dong kita driver online, nanti bisa ada apa-apa,” ujarnya.

Sementara, Andi salah satu driver Gocar, mengungkapkan,para driver online yang hadir ini berasal dari berbagai komunitas. Aksi ini sebagai bentuk solidaritas terhadap para driver yang tergabung dalam paguyuban Driver Online Lampung.

” diantaranya GCL Team, Sabahat Kopdar, Cowboy Ngalong, Cabo, Grabergo, Gorilla, Keluarga Besar Gocar, Doll Squad, White Car, FOT, Gograber Comunnity, Simpur Team, Dob, Garda Team, Damper Lampung, Pos Idaman, Go Casper, Rock N Roll, seluruhnya 18 Komunitas driver Online,” ungkap, dia.

Baca Juga:  MK Tolak Legalkan Ojol

Di lain sisi, dari pantauan dalam aksi tersebut ada juga personil polisi yang siap siaga agar tidak terjadi hal yang di inginkan.

“Ada 60 personil yang disiagakan dalam Pam tertutup dan terbuka kalau dari Polsek ada 20 dan Polresta 40,” tutup, Kapolsek Telukbetung Selatan Kompol Listyono. (RD)

 

Demonstrasi Ojek Online

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan