Relokasi Pasar Way Halim Tak Perhatikan Amdal

Pasar Way Halim

BANDARLAMPUNG – Warga Way Halim, Bandarlampung, sesalkan keputusan Pemerintah setempat, yang menempatkan tempat relokasi pedagang Pasar Way Halim ke dekat area pendidikan dan rumah ibadah.

“Tempat relokasi pedagang Pasar Way Halim sangat dekat dengan Masjid dan tidak jauh juga dengan SD Al-Azar, jadi kalau didekat Masjid sangat tidak pantas dan tidak elok dilihat,” ujar Warga Way Halim, Soni, saat dijumpai warawan Harian Fajar Sumatera, Jumat (18/8).

Baca Juga:  Pedagang Pasar Way Halim Keluhkan Kebijakan Pemkot

Terlebih, tempat relokasi itu belum mempunyai tempat pembuangan limbah para pedagang.

“Tempat limbah kami belum mengetahui dimana dan besarnya seperti apa, kalau seperti ini kan, bisa-bisa pedagang membuang limbah sembarang, mengingat tempat relokasi itu sangat berdekatan dengan Masjid,” tegasnya.

Oleh sebab itu, dirinya mengkhawatirkan dampak dari tidak kejelasan tempat pembuangan sampah dan dekatnya lokasi itu dengan Masjid, akan terciumnya bau-bau busuk yang dihasilakan oleh para pedagang sampai kerumah ibadah itu.

Baca Juga:  Wahrul Fauzi Ajak Herman HN Diskusi Soal Pedagang Pasar Way Halim

“Itu tempatkan dekat sekali dengan Masjid, oleh sebab iti saya mengkhawatirkan nantinya limbah-limbah yang mereka (Pedagang) hasilkan, akan tercium sampai ke dalam ruangan Masjid itu,” katanya.

Selain itu, dirinya juga memprediksi dengan teruhnya para pedagang disana, akan mengakibatkan kemacetan lalu lintas dijalan dekat tempat relokasi itu, pasalnya hingga saat ini Pemerinah Kota Bandarlampung belum menyediakan lahan parkir.

Baca Juga:  Minta Kios, Pedagang Pasar Way Halim Datangi Disdag

“Ini juga tempatnya tidak jauh dengan bibir jalan, namanya pasae pasti ramai pengunjung, kalau ramaikan bisa mengakibatkan macet dijalan ini, mengingat selain belum ada tempat pembuangan limbah ini juga belum ada tempat parkir,” tegasnya. (JI)

 

Pasar Way Halim

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan