RSUD Pesawaran, Larang Wartawan Meliput Kegiatan Vaksinasi covid19

Pesawaran (Fs) – Terkesan tertutup, dan di duga kangkangi undang-undang pers, Rumah sakit umum daerah kabupaten Pesawaran, justru melarang wartawan, meliput dalam kegiatan vaksin covid19,untuk masyarakat gedong tataan, kabupaten Pesawaran.

Ketika sedang meliput, security rumah sakit umum daerah pesawaran, langsung menghampiri dan melarang, wartawan, yang sedang mengambil gambar,meliput kegiatan vaksinasi covid-19 bagi TNI, dan tenaga kesehatan, terkait izin meliput, Sempat terjadi cekcok mulut, terkait izin dan syarat wartawan yang bisa meliput di rumah sakit milik pemerintah daerah pesawaran, walaupun selesai dan di bolehkan melanjutkan ambil gambar,

“ini apa mas, sudah izin belum, ngambil-ngambil gambar, di areal rumah sakit, kan sudah ada aturannya, sudah terpampang di poster dan ini perintah direktur RSUD Langsung,”ujarnya tegas, sambil menunjukkan plang poster, larangan, melakukan pengambilan gambar, yang masih tergeletak di bawah tangga, ruang tunggu rumah sakit, karena belum terpasang.

Diketahui, antusias warga yang ingin melakukan vaksin covid 19, justru menjadikan antrean yang menyebabkan membludak masyarakat terlihat banyak sekumpulan warga yang tidak mengindahkan lagi protokol kesehatan,

Salah satunya, ibu sutinah, warga sukabanjar, gedong tataan, kabupaten pesawaran, maksud kedatangannya ke rumah sakit karena adanya pemberitahuan dilaksanakan vaksin di RSUD pesawaran, sehingga bersama warga lain sejak pagi sudah berada di RSUD Pesawaran.

“kami berangkat sejak pagi, berharap dapat awal di vaksin,dan kedatangan saya bersama sebelas warga lain, langsung berangkat ke rumah sakit umum daerah pesawaran, antri mengikuti vaksin covid-19,”katanya.

Disisi lain, Dr riyan, sebagai pelaksana vaksin, menjelaskan secara keseluruhan, pihak rumah sakit menyediakan dan melakukan vaksin covid 19 sebanyak, kurang lebih 400 dosis,

“kali ini vaksin covid 19, di peruntukan bagi, TNI, Nakes, dan masyarakat umum, yang berdomisili di kecamatan gedong tataan, kabupaten pesawaran, jelasnya (Dponco)

Posting Terkait