Rugikan Negara Rp700 Juta, Koruptor Proyek Jalan Hanya Divonis 1 Tahun

Foto: Ilustrasi

BANDARLAMPUNG – Zulyadi, terdakwa perkara korupsi proyek peningkatan jalan ruas Bumi Jawa – Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur tahun anggaran 2015 divonis oleh Hakim menjalani hukuman penjara selama 1 tahun. Dirinya dinilai telah bersalah melakukan korupsi hingga negara dirugikan sebesar Rp700 juta lebih.

Pada sidang lanjutan dengan agenda pembacaan putusan dari majelis hakim di Ruang Harifin A Tumpa gedung Pengadilan Negeri Tanjung Karang, Zulyadi dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sesuai dengan pasal 3 junto pasal 18 ayat 1 undang-undang nomor 31 tahun 1999 junto undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Baca Juga:  Direktur CV Tangguh Serasi Korupsi Proyek Jalan

Majelis Hakim juga mendenda Zulyadi sebesar Rp50 juta dengan ketentuan apabila tidak sanggup membayar maka akan diganti dengan hukuman penjara 3 bulan

Perkara tindak pidana korupsi tersebut turut melibatkan mantan Kadis PU Lampung Timur tahun 2015.

Diketahui dalam dakwaan  yang dibacakan oleh jaksa pada sidang sebelumnya, terdakwa berstatus sebagai Direktur Cv Tangguh Serasi rekanan proyek dalam proyek peningkatan jalan ruas Bumi Jawa – Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur  yang menggunakan sumber dana dari dana alokasi khusus dan APBD Kabupaten Lampung Timur tahun anggaran 2015 dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp2,14 miliar.

Baca Juga:  Direktur CV Tangguh Serasi Korupsi Proyek Jalan

CV Tangguh Serasi sebagai pelaksana proyek peningkatan jalan dianggap telah melanggar peraturan yang berlaku yaitu dengan menyerahkan pengerjaan utama kepada pihak ke tiga dan melakukan pelanggaran kontrak dengan cara mengurangi volume aspal AC WC sehingga merugikan keuangan negara sebesar Rp752 juta.

Dalam lelang tender proyek yang diadakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lampung Timur, diketahui telah dimenangkan terlebih dahulu oleh terdakwa yang diduga kuat lelang tersebut telah diatur oleh  Alex Sandria, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lampung Timur kala itu. (TN)

CV Tangguh Serasi Kadis PU Lamtim Korupsi Proyek Jalan

Posting Terkait