Rupiah Terus Terpuruk, Pengusaha Siapkan Dua Jurus

Ketua Kadin Indonesia, Rosan P Roeslani.ist

JAKARTA—Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) terus melemah dan menuju Rp15.000 per Dolar. Bloomberg Dollar Index, Selasa (24/7/2018) pukul 17.04 WIB mencatat, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 63 poin atau 0,44% ke level Rp14.545 per USD. Rupiah pada Selasa bergerak di kisaran Rp14.542 per USD-Rp14.564 per USD.

Kondisi ini pun membuat para pengusaha menyiapkan langkah antisipasi agar tak terimbas kerugian lebih dalam. Dua strategi yang dilakukan pengusaha untuk menjaga roda bisnisnya adalah dengan efisiensi dari sisi biaya produksi.

“Bisa kita padukan (dua opsi itu). Jadi, dunia usaha memang mengantisipasi cost of fund akan naik,” kata Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani, Selasa (24/7).

Disisi lain, pengusaha terpaksa memangkas margin agar beban yang muncul akibat naiknya nilai tukar Rupiah tidak menjadi beban bagi konsumen. Pengusaha perlu menyiasati kondisi ini lantaran sentimen masih bergejolak dan belum stabil.

“Karena kita melihat suku bunga kemungkinan besar, kita mengantisipasi akan masih naik lagi sampai akhir tahun ini. Karena kemarin BI sempat menahan kenaikan suku bunga tapi kita melihat, kelihatannya akan tetep naik dalam sampai akhir tahun ini,” kata dia.(*)

Posting Terkait