Rycko dan Yusuf Kompak ‘Serang’ Eva Dwiana Pake Fly Over

Pasangan Rycko – Johan Sukaiman di penampilan Debat Kandidat pertama. (Foto Yunus)

Bandar Lampung – Calon Walikota Bandar Lampung Nomor Urut 1 Rycko Menoza memiliki tujuan untuk membangun masyarakat di Bidang Ekonomi, sebab menurutnya Kota Tapis Berseri ini bisa mempunyai keunggulan, diantaranya sektor Perdagangan dan Parawisata. Dirinya menilai Pemerintah Kota Bandar Lampung tidak melihat itu.

Pasangan Rycko – Jos ini mengatakan, pihaknya masih melihat Pemerintah Kota Bandar Lampung belum bisa menyelesaikan sebuah permasalahan seperti, sampah, Infrastuktur dan pereoalan kemanusiaan didaerah Pesisir.

Baca Juga:  32 Calon PPS Bandarlampung Diduga Bermasalah

“Termasuk dari pemateri juga saya kira termasuk tidak setuju Fly Over seolah olah menjadi salah satunya pembangunan yang menjadi Infrastuktur,”kata Rycko usai debat publik di Sheraton Hotel, Rabu Malam, (14/10).

Saat dirinya terpilih ia menjanjikan akan membuat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) selain di Bakung dan akan mengevaluasi layak atau sebaliknya.

“Artinya masyarakat sekitar harus di perhatikan dong, masalah kesehatannya, masalah polusinya,”ujarnya.

Baca Juga:  KPU Pertahankan Calon PPK yang Berafiliasi dengan Parpol

Selain daripada itu dirinya menilai Kota Bandar Lampung masih dihiasi oleh banjir, tingginya tingkat kemiskinan dan kurangnya tempat pembuangan sampah.

“Disetiap perumahan sudah ada belum tempat pembuangan, kemudian ada enggak rembesan-rembesan pada musim hujan,”ujarnya.

Ditempat yang sama Yusuf Kohar Calon Walikota Bandar Lampung nomor urut dua ini menilai bahwa Infrastuktur di Kota Bandar Lampung terkesan tidak terstuktur.

M. Yusuf Kohar Calon Walikota nomor urut 2.

“Pembangunan itu harus benar benar di rencanakan dengan efisien dan efektif,”kata Calon Nomor Urut 2 itu.

Baca Juga:  32 Calon PPS Terindikasi Terlibat Parpol

Ia menambahkan, jangan sampai membangun sebuah Infrastuktur jika merugikan masyarakat yang ada di sekitaran Fly Over tersebut.

“Seperti contoh jangan sampai kita membangun fly over, tau tau ruko di sekitarnya mati, ruko di sekitarnya banjir,” imbuhnya.

Selain daripada itu ia menilai bahwa Bina Lingkungan yang ada di Kota Bandar Lampung tersendat.

“Jadi jangan kita dikatakan gratis tapi kenyataannya pembayarannya terlambat, seperti biling itu kan terlambat pembayarannya,”tutupnya.

Penulis: M. Yunus Kedum

Debat Kandidat Pilwakot Bandarlampung KPU Bandarlampung

Posting Terkait