Sadis, Pedagang Emas Dirampok di Siang Bolong

Ilustrasi.

MESUJI – AKSI perampokan yang sering terjadi di Kabupaten Mesuji akhir-akhir ini, sangat meresahkan warga. Bahkan perampokan tidak saja dilakukan pada malam hari, tapi juga di siang hari. Seperti yang menimpa Saproni warga Brabasan Kecamatan Tanjungraya, Mesuji, menjadi korban aksi kawanan rampok yang beraksi pada siang hari.

“Perampokan terjadi pada pukul 11.00 WIB, korban Saproni, pedagang emas di Brabasan. Peristiwa itu terjadi di jalan antara Desa Bujungburing ke arah Desa Mekarsari, Kecamatan Tanjungraya,” kata Kasat Reskrim Polres Mesuji AKP Zainul, Rabu (31/1/2018).

Baca Juga:  Polisi Bekuk Bandar Narkoba di Mesuji

Zainul menjelaskan, berdasarkan keterangan korban, saat itu dia (Saproni, red) akan pulang ke Desa Brabasan Makmur usai berjualan emas di Desa Bujungburing.

Saat melintas melalui taman, korban curiga dengan gelagat seorang pengendara sepeda motor King yang sedang menelepon.

Seketika itu juga korban langsung tancap gas. Sampai di jalan sebelum kuburan Desa Mekarsari, tersangka yang bersembunyi di bawah pohon sawit langsung mengejar korban dan menodongkan senjata api rakitan.

Baca Juga:  Tim Jatanras Polda Lampung Buru Perampok Emas di Mesuji

“Senjata api ditodongkan ke kepala korban. Tersangka langsung merampas tas korban berisi emas,” ujarnya.

Akibat kejadian itu, belum diketahui pasti kerugian yang dialami korban. Berdasarkan keterangan saksi dan korban, tersangka langsung melarikan diri menuju SP-6 Kecamatan Pancajaya. Tersangka berboncengan dua orang, menggunakan jaket hitam dan menggunakan helm.

“Saat ini kami masih terus melakukan pengejaran. Kerugian korban belum bisa dipastikan, karena korban mengaku berubah-ubah, pertama Rp15 juta, kedua Rp500 juta, dan pengakuan terakhir Rp50 juta,” kata dia. (*/LP)

Perampok Emas Polres Mesuji

Posting Terkait