Sanjungannya ke Kejati Lampung Disebut Firli Bahuri Dari Hati yang Paling Dalam

Sanjungannya ke Kejati Lampung Disebut Firli Bahuri Dari Hatinya yang Paling Dalam

Ketua KPK Firli Bahuri memberikan keterangan pers di hadapan pewarta usai menunaikan sholat di Polda Lampung. Foto: Dokumentasi KPK.

Bandar Lampung – Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] mengatakan bahwa koordinasi dan supervisi mengenai penanganan perkara korupsi di Kejaksaan Tinggi [Kejati] Lampung sangat baik.

Ungkapan itu datang dari Ketua KPK Firli Bahuri usai melakukan rapat bersama dengan jajaran Kejati Provinsi Lampung, Jumat, 7 Agustus 2020.

Baca Juga:  Usai Diperiksa KPK 8 Jam, Nunik Bungkam

“Prestasinya luar biasa,” kata Firli Bahuri.

Soal supervisi penanganan kasus korupsi oleh KPK di Kejati Provinsi Lampung, KPK memang turut andil.

Dari data Laporan Tahunan KPK, ada beberapa kasus korupsi yang diberikan pendampingan. Misalnya pada kasus korupsi kendaraan dinas [Randis] Bupati & Wakil Bupati Lampung Timur; selanjutnya kasus korupsi pada land clearing Bandara Radin Inten II yang melibatkan Sulaiman.

Baca Juga:  KPK Ingatkan Jajaran Lapas dan Rutan di Lampung Untuk Tidak Tunggangi Momentum Covid-19

Ada juga supervisi KPK pada kasus korupsi RSUD Kabupaten Pesawaran dan beberapa kasus korupsi lainnya.

Di antara supervisi tadi, kasus korupsi atas penetapan tersangka Sulaiman, hakim Pengadilan Negeri Tanjung Karang memutus bebas Sulaiman.

Di mata Direktur Lembaga Bantuan Hukum [LBH] Bandar Lampung Chandra Muliawan, putusan bebas itu agaknya aneh. Namun demikian, upaya kasasi yang dilayangkan Jaksa Penuntut Umum [JPU] dari Kejati Provinsi Lampung dinilai sudah tepat dilakukan.

Baca Juga:  Arinal-Nunik Bertemu Pimpinan KPK

Melihat pada uraian di atas, Firli Bahuri masih tetap yakin bahwa kinerja Kejati Provinsi Lampung luar biasa. Dia sepakat bahwa keyakinannya itu datang dari lubuk hati yang paling dalam.

“Memangnya ada sanjungan yang direkayasa ya?” ucap Firli Bahuri kepada reporter Fajar Sumatera ketika dia berkunjung ke Polda Lampung. [Ricardo Hutabarat]

Kejati Lampung KPK

Posting Terkait