Sat Pol-PP Tuba Sweeping Tempat Hiburan

MENGGALA,Pangawasan Sosial Distance,Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol-PP) Tulangbawang kerahkan.personil menggelar  Sweeping sekaligus penertiban terhadap para Pemilik tempat-tempat Hiburan Malam,Karaoke  maupun Warnet pada seluruh wilayah kabupaten setempat.

Hal tersebut dilakukan guna memastikan agar para pemilik benar-benar dapat mengikuti Intruksi Bupati Tulangbawang agar para pemilik tempat-tempat hiburan menutup sementara selama dalam proses upaya pencegahan Penyebaran Virus Corona (Covid 19) di Tulangbawang.

Kepala Sat Po PP Tulangbawang Tuhir Alam mengatakan jika selama dalam proses pencegahan penularan Covid 19 di Tulangbawang maka pihaknya akan melakukan razia secara rutin di seluruh wilayah Tulangbawang.

Bahkan menurut Tuhir bukan saja sebatas itu akan tetapi semua tempat baik itu di pasar , pusat perkotaan maupun lokasi lokasi usah para pengusaha baik berskala besar maupun kecil yang berpotensi mengundang atau mengumpulkan banyak orang akan dilakukan razia sosial sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Karena ini semua sudah menjadi ketentuan aturan hukum dan kegiatan razia ini berlaku bukan saja untuk di pusat perkotaan Menggala saja akan tetapi semua wilayah di Tulangbawang akan kami tertibkan sesuai aturan,” katanya.

Sementara Tuhir menerangkan adapun dalam sistem yang diterapkan oleh dirinya dalam melakukan swifieng sosial selama dalam proses pencegahan Virus Covid 19 kedepan pihaknya akan terapkan aturan ketat.

Yakni Lanjut Tuhir jika sebelumnya kedapatan warga Tulangbawang yang melanggar aturan pada saat kegiatan razia maka dibawa ke kantor Sat Pol-PP Tulangbawang seperti biasanya untuk di lakukan pembinaan.

“Tetapi kali ini kami akan melakukan pembinaan di lokasi atau tempat kejadian secara langsung disertai peringatan keras agar pemilik tidak membuka usahanya saat upaya pencegahan penyebaran Covid-19,dan bagi para warga atau anak-anak yang kedapatan bermain warnet,maka orang tua masing-masing dipanggil kelokasi dan membuat peryataan agar anaknya tidak lagi bermain diluar rumah,”tegasnya.

Sedangkan Tuhir menjelaskan adapun mengenai para pengusaha yang ketauan tetap membuka usaha dan melibatkan banyak warga serta mengumpulkan banyak orang dengan tidak megindahkan aturan Pemerintah maka akan di kenakan sanksi tegas.

Yakni Sambung Tuhir bagi setiap para pengusaha yang kedapatan melanggar aturan hukum akan di ke kenakan sanksi berupa teguran peringatan keras serta bisa juga dilakukan penutupan permanen.

“Sebab ini sudah masuk masa darurat jadi bagi siapa saja yang melanggar aturan terpaksa kami lakukan tindakan tegas baik bagi pelaku usaha, warga ataupun pihak pihak yang bekepentingan lainya,sebagai warga yang baik tentu wajib mentaati apa yang sudah menjadi aturan,”ingatnya.

Oleh karena itu Tuhir ingatkan semua masyarakat kshususnya para pengusaha Warnet dan tempat hiburan agar mengikuti aturan Pemerintah terkait Distance… Sosial selama dalam proses pencegahan Virus Covid 19.

“Sebab jenis jenis usaha seperti yang menyangkut keramaian atau menjadi tempat berkumpulnya banyak orang akan berpotensi penyebaban corona,saat ini Pemerintah sedang bekerja keras untuk memberantas penyebaran Covid 19 khususnya di Tulangbawang jadi tolong bantu dan ikuti apa yang telah menjadi himbauan-himbauan resmi pemerintah,semua untuk kebaikan dan keselamatan kita semua,”pungkasnya.

Minimalisir Penyebaran Bupati Tulangbawang Winarti memberlakukan kebijakan tegas terhadap berbagai usaha-usaha Hiburan,Karaoke dan usaha lainya berkaitan dengan keramaian dengan mewajibkan Tutup!!!sementara hingga 30 April 2020.

Penutupan Usaha-usaha berkaitan Keramaian diperkuat sengan Surat Edaran Bupati Tulang Bawang Tanggal 16 Maret 2020 Nomor: 100/108/I.1/TB/2020, dan mengacu pada Keputusan Presiden RI Nomor 7 Tahun 2020 Tentang Tugas dan Gugus Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Mewakili Bupati Winarti Sekkab Anthoni mengatakan,Untuk memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat ditenggah gejolak bencana akibat virus corona maka dirinya memandang perlu mengambil langkah dan kebijakan tegas terhadap usaha-usaha hiburan.

Mengingat kata Anthoni,pada berbagai tempat-tempat hiburan identik dengan keramaian dan merupakan salah satu tempat yang banyak dikunjunggi oleh berbagai lapisan,sehingga berpotensi menjadi tempat penyebaran berbagai penyakit khususnya covid-19.

“Jadi saya tegaskan seluruh tempat-tempat hiburan malam,Karaoke,Tempat Wisata dan Game Station / Warnet yang berada di wilayah kabupaten Tulangbawang ditutup sementara sampai dengan batas waktu 30 April 2020,dan jika himbauan ini tidak di indahkan maka kami akan memberikan Sanksi tegaa sesuai peraturan hukum dan Undang-Undang yang berlaku,saya pastikan dikenakan Sanksi Tegas kepada siapapun yang melanggar,”Tegas Anthoni.

Menurut Winarti,sebagai tanda keseriusan pihaknya agar para pengusaha hiburan mengikuti himbauan penutupan maka nantinya akan ada Gugus Tugas Covid-19 yang akan memantau dan memenitor setiap tempat-tempat Hiburan.

Bahkan Lanjut Anthoni,seluruh Aparatur kampung,dan Masyarakat wajib turut serta memantau agar tempat-tempat Hiburan tersebut benar-benar di tutup oleh para pemilik usaha.

“Harus dipantau apalagi tempat hiburan dan sejenisnya adalah tempat keramaian,dan kerumuan massa sangat berbahaya dan dilarang untuk di dekati,daripada menjadi sumber malapetaka lebih baik kita Tutup sementara sampai keadaan Steril,”ujarnya.

Untuk Itu Anthoni menghimbau agar para pemilik Usaha Hiburan Malam,Karaoke,atau tempat-tempat sejenisnya yang berhubungan dengan keramaian agar mentaati apa yang menjadi kebijakan Pemkab.

Sebab berbagai kebijakan dan penegasan yang dilakukan oleh pemkab tulangbawang bertujuan untuk menyelamatkan seluruh lapisan masyarakat setulangbawang dari penyebaran Corona.

“Semua upaya-upaya pencegahan penyebaran Covid-19 telah dan akan dilakukan oleh pemkab,kita harus berhati-hati menjaga selalu kesehatan kita dan keluarga,ikuti apa yang telah dijadikan pemerintah himbauan dan ingat selalu Berdo’a semoga semuanya bencana Pandemi Covid-19 segera berakhir,”tukasnya.
(Fs-Murni)

Posting Terkait