Satpol PP Beri Penyuluhan Pelajar

Ilustrasi (Ist)

WAYKANAN-Maraknya praktek prostitusi dan pergaulan bebas baik dikalangan pelajar maupun masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Waykanan melakukan penyuluhan pencegahan praktek prostitusi dan pergaulan bebas di lingkungan pelajar. Acara penyuluhan dilaksanakan di SMAN 1 Baradatu, Sabtu (13/5).

Hal ini di sampaikan langsung oleh Kepala Bidang Perundang-Undangan Sat Pol PP Waykanan Hamdani, saat membuka penyuluhan bagi para pelajar, Sabtu (13/5). Dihadapan para peserta penyuluhan, Hamdani sangat berharap, agar para pelajar mengurangi bermain media sosial (medsos) melalui gadget atau android yang berisi hal-hal atau informasi yang negatif. Dikarenakan, medsos saat ini terlalu banyak hal-hal yang merusak dan memberi pelajaran yang sangatlah tidak wajar untuk kalangan pelajar. Ditambah lagi dengan maraknya kalangan pelajar yang terpengaruh dan menjadi korban narkoba.

Baca Juga:  Sepasang Sejoli Diamankan Satpol PP, Diduga Kerabat Anggota DPRD

“Diusia adik-adik saat ini, sangatlah rentan dan rasa ingin tahu sangatlah tinggi. Saat ini di medsos banyaklah pemberitaan seperti prostitusi sex bebas, maraknya peredaran narkoba, dan lain sebagainya. Manfaatkanlah medsos untuk menggali informasi yang positif dan mendidik,” ujar Hamdani.

“Di wilayah hukum Waykanan juga kini lagi marak peredaran narkoba, bahkan telah menyasar hingga kekalangan pelajar. Kepolisian telah berkali-kali melakukan penangkapan baik para bandar maupun pengedar narkoba dan pemakai narkoba di daerah kita. Saya sangat prihatin, jika melihat ada adik-adik yang terkena atau salah jalan menjadi pemakai narkoba, terkena sex bebas atau lain sebagainya,” tukasnya.

Baca Juga:  Pol PP Kota Bentrok dengan Pol PP Provinsi

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Baradatu Win Ningsih menyampaikan, pengaruh dari alat komunikasi berbasis android sangat berdampak dalam pembentukkan karakter anak.

“Banyaknya alat komunikasi yang kini makin canggih, kadang kala membuat anak-anak kita lupa akan usia. Mereka sangatlah rentan terpengaruh, sebab saat perangkat dalam genggamannya, tidak ada yang bisa membatasi waktu dan mengawasi mereka untuk melihat atau menonton semua informasi yang disajikan didunia maya ini, seperti salah satunya media sosial, yang semakin hari semakin canggih juga mudah dipahami. Oleh karena itu, kita sebagai dewan guru atau sebagai orang tua harus memberikan pengertian kepada mereka,” jelas Win Ningsih.

Baca Juga:  Pol PP Kota Bentrok dengan Pol PP Provinsi

Ditambahkannya, penyuluhan hari itu dapat diikuti anak didiknya dengan hikmat, untuk menyerap pengetahuan yang disampaikan para narasumber. “Janganlah mudah terpengaruh oleh informasi yang disajikan media sosial. Apa yang kalian lihat, belum tentu baik, bahkan tidaklah wajar untuk dilakukan seusian kalian,” pesannya kepada pelajar.

Turut hadir dalam acara tersebut, narasumber dari Dinas Kesehatan yang diwakili Alpian selaku wakil kepala Puskesmas Baradatu,  Kantor Kementrian Agama Hi. Tohir, S.Ag., dan AKP. Dirhamsah Kasat Binmas Polres Waykanan. (MS)

288 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Satpol PP

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan