Satresnarkoba Polres Tanggamus Tangkap Pengedar Sabu

Chandra | Fajar Sumatera

KOTAAGUNG – Diduga jadi bandar sabu AR (40) alias Baduy ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanggamus atas persangkaan kepemilikan Narkoba.

Dari penangkapan warga Pekon Negeriratu, Kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, turut diamankan barang bukti 5 paket sabu siap edar.

Kasatresnarkoba Polres Tanggamus AKP Hendra Gunawan mengatakan, pelaku ditangkap saat berada di salah satu rumah kontrakan di Pekon Kota Batu Kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus, Selasa (3/12).

“Pelaku berhasil ditangkap di rumah kontrakannya di Pekon Kotabatu, Senin (2/12) kemarin sekitar pukul 14.45 WIB,” ungkap AKP Hendra Gunawan mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto.

Baca Juga:  Tiga Pengedar Sabu Tanggamus Diamankan Polda Lampung

Dari pelaku turut diamankan 5 plastik klip berisi Narkotika jenis sabu, 2 plastik klip bekas bakai, 1 kotak warna hitam dan 1 handphone Samsung.

“Barang bukti penyalahgunaan Narkoba tersebut ditemukan berada di bawah kasur kamar kontrakannya,” jelasnya.

Lebih lanjut AKP Hendra Gunawan mengatakan, penangkapan pelaku berdasarkan penyelidikan informasi masyarakat bahwa di kontrakan tersangka sering digunakan transaksi Narkoba.

“Berdasarkan informasi masyarakat, kemudian kami lakukan penyelidikan ternyata benar tersangka menyimpan barang bukti sabu,” tuturnya.

Baca Juga:  Polres Waykanan Bekuk Pengedar Sabu

Klasifikasi penyalahgunaan tersebut, Kasat menduga pelaku AR merupakan pengedar dikuatkan barang bukti yang ada.

“Kita duga pengedar maka sementara terhadapnya dipersangkakan pasal 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 ancaman minimal 4 tahun,” tegasnya.

Dalam keterangannya pelaku mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya, dibeli dari temannya seharga Rp. 500 ribu. Selanjutnya dipecah menjadi 7 paket dan per paketnya dijual seharga Rp. 100 ribu.

“Dikasih kawan saya pak, setengah ji setornya Rp. 500 ribu, dipecah jadi 7 paket yang dijual per paketnya Rp. 100 ribu, untungnya Rp. 200 ribu,” ucapnya.

Baca Juga:  Satresnarkoba Polres Tanggamus Tangkap Pengedar Ekstasi

Namun, pelaku yang telah beristri dan memiliki 1 orang anak itu berdalih bahwa dalam penyalahgunaan itu ia melakukannya baru seminggu lamanya, hal itu terdorong pada kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Setelah ditangkap polisi, pria berbadan kecil itu  menyesali perbuatannya dan setelah mempertanggungjawabkan perbuatannya berjanji akan insyaf.

“Baru seminggu menjual, tiga hari lalu laku 2 paket. Sekarang saya menyesal, kasihan anak istri saya,” pungkasnya. (SB/CD)

Pengedar sabu Satresnarkoba Polres Tanggamus

Posting Terkait