SD Negeri 3 OKU Diduga Pungli Dengan Modus Perpisahan

Ada Pungli di SDN 01 Sidomakmur Tulangbawang

Ilsutrasi. (Net)

OKU – DUGAAN Pungutan Liar (Pungli)  kepada murid dengan modus perpisahan kembali terjadi di SD Negeri 3 Ogan Komering Ulu (OKU).

Salah satu orang tua murid yang namanya minta dirahasiakan menceritakan, modusnya pihak sekolah mengadakan perpisahan dengan mengumpulkan wali murid melalui rapat komite.

Dalam rapat itu disepakati masing-masing wali murid mengeluarkan uang sebesar Rp.100 ribu dengan dalih uang perpisahan murid.

“Setelah uang terkumpul ternyata tidak ada perpisahan melainkan dibelikan kado sebagai kenang-kenangan untuk guru,” katanya Rabu (16/5).

“Itu termasuk pungli sebab nominalnya ditentukan bukan sumbangan sukarela. Kalau sumbangan tidak ada penentuan jumlah nominal,” imbuhnya.

Dia menambahkan pungli di SD Negeri 3 OKU itu bertentangan dengan Perpres No 87 Tahun 2016 tentang Satgas Saber Pungli. Hal ini perlu ditindak oleh pihak terkait.

Sementara itu, saat dimintai konfirmasi Kepala SD Negeri 3 OKU Nilawati membenarkan adanya pungutan tersebut.

“Sebenarnya, itu bukan pungutan hanya uang kenang-kenangan guru yang akan dibelanjakan untuk cendaramata berupa sajadah, jam, dan lain-lain,” cetus Nilawati mengelak.

Selain itu, dia mengaku uang pungutan sudah kita sepakati sebesar Rp.100 ribu per murid, dan terkumpul sekitar 10 juta rupiah. itupun diantara orang tua murid ada yang tidak menyumbang.

“Iya, sangat kita sesalkan kenapa ujung-ujungnya timbul masalah kalau tau seperti ini lebih baik tidak jadi beli kado kenangan-kenangan untuk guru,” sesalnya.

Saat dikonfirmasi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Paranto belum bisa dikonfirmasi. (Yan)

SD Negeri 3 OKU

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan