Sektor E-Commerce Paling Diminati

ist.

JAKARTA—Sektor perdagangan online atau e-commerce diyakini akan menjadi sektor yang paling menyerap banyak investasi di 2018. Gencarnya perkembangan teknologi digital diyakini akan membuat e-commerce makin digandrungi pemodal.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong memaparkan, arus modal yang masuk ke e-commerce sangat gencar, sehingga berkontribusi pada arus modal masuk dan laju pertumbuhan investasi.

Baca Juga:  Jadi Pemilik Saham, Asing Kuasai e-Commerce Indonesia

“Sektor e-commerce pertumbuhannya 60%-80% per tahun, pertumbuhannya saja,” ujarnya, Selasa (2/1).

Tom melanjutkan, untuk saat ini, porsi stock (saham) e-commerce masih kecil dibandingkan sektor lainnya. Akan tetapi, kontribusi terhadap pertumbuhan investasi cukup besar lantaran e-commerce dibanjiri dengan arus modal.

Dengan adanya perkembangan teknologi digital, maka e-commerce makin digandrungi pemodal.

“Pertumbuhan invetasi di e-commerce 60%-80% per tahun meskipun stock kecil tapi pertumbuhannya luar biasa. Jadi kontribusi terhadap pertumbuhan sangat besar meskipun stocknya masih kecil,” ujar dia.

Baca Juga: 

Selain dua sektor tersebut, investasi yang diprediksi bakal gencar di tahun 2018 adalah sektor jasa. Tom menyebut potensi sektor jasa yang paling besar adalah pendidikan.

“Makanya Bapak Presiden gencar mau menderegulasi, membuka sektor universitas, karena pasti banyak yang investasi dan banyak yang mau. Kalau umpanya enggak usah keluar negeri bisa dapat gelar dari universitas internasional, itu kan luar biasa,” tukas dia.(*)

E-Commerce

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan