Selingkuh Gerak Cepat

Agui

Agui

Darti (nama disamarkan), usia 40 tahun, tinggal di Sukarame, Bandarlampung, benar-benar nekat bin gokil. Bayangkan, tatkala suaminya sedang menghadiri syukuran di gang sebelah, Darti sempet-sempetnya kelonan dengan selingkuhannya, sebut saja Darto, usia 45 tahun.

Katak itu binatang berdarah dingin, sehingga berani berendam di air dingin. Bagaimana dengan peselingkuh berdarah dingin? Pastinya, dia tetap dingin saja meski sudah kepergok ganggu bini tetangga.

Bahkan terhadap suami wanita yang dia selingkuhi, sama sekali tak merasa bersalah, bahkan berani menggertaknya.

Darto yang tinggal di Sukabumi, Bandarlampung, agaknya memang lelaki mata keranjang tiada duanya. Setiap melihat perempuan melek barang sedikit, pengin mencobai dia punya barang.

Baca Juga:  Manusia Tak Ada Puasnya

Kebetulan status sosialnya sangat mendukung, sehingga ada saja wanita di lingkungannya yang bisa ditaklukkan sampai bertekuk lutut dan berbuka paha untuknya.

Kebetulan ada tetangga jauh yang selalu menarik perhatiannya. Dia adalah Darti yang tergolong miskin. Tapi meski miskin, tapi dia berparas cantik. Setidaknya bodi sangat menjanjikan, sekel nan cemekel.

Darto yang sudah biasa menjadi pecundang, kesengsem berat melihat penampilan Darti yang masih STNK tersebut.

Sebagai lelaki berpengalaman di bidang begituan, dia yakin bahwa Darti ini termasuk tipe wanita yang mudah ditaklukkan. Kalau saya serius, satu putaran dan tanpa mahar pun pasti kena.

Baca Juga:  Salah Bentak

Kebetulan Darti ini termasuk wanita kategori bini cantik tapi menderita. Soalnya suaminya bukan lelaki kaya. Sesuai namanya, setiap istri butuh sesuatu,  sang suami selalu dalam kondisi buntu.

Awalnya, sepasang selingkuhan itu bertemu. Kemudian terlibat ngobrol ngalor ngidul, tapi lama-lama mulai menjurus ke hal-hal sensitip. Karena Darti sedang butuh, dia enak saja menikmati.

Sampailah pada suatu kesempatan, pas rumah Darti sepi keduanya berhasil melanjutkan koalisi itu sampai tingkat eksekusi.

Kebetulan tetangga Darti ada yang baru melahirkan. Maka selama suaminya ikut syukuran. Peluang ini rupanya dimanfaatkan oleh Darto-Darti untuk menikmati kenikmatan ragawi.

Baca Juga:  Suami Tak Bersyukur

Di kala suami di rumah warga bareng-bareng baca surat Yasin, baru baca beberapa ayat, mandeg…..perasaannya jadi tak enak, kepengin pulang saja rasanya. Dan sang suami pun pamit duluan.

Ternyata betul, di rumah dia berpapasan dengan Darto yang keluar dari rumah lewat pintu belakang.  Sang suami pun curiga.

Ternyata kecurigaannya benar peselingkuh berdarah dingin. Sama sekali tidak malu meski kepergok.

Malah dia balik menggertak. “Jika benar kam mau apa?” Suami Darti yang kehabisan kata-kata hanya berteriak maliiiing.

Warga pun berdatangan, tapi dia Darto kabur.

1,633 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Agui

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan