Sembilan Puskesmas di Tanggamus Terakreditasi Madya

Ist.

TANGGAMUS – SEMBILAN Puskesmas yang diajukan pada 2017, kini seluruhnya mendapat akreditasi madya. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Tanggamus Sukisno, setelah keluar keputusan dari Kementerian Kesehatan.

“Jadi semua Puskesmas yang diajukan akreditasi pada 2017 sudah keluar akreditasinya, diputuskan semuanya masuk akreditasi madya,” jelasnya Rabu (21/2/2018).

Sembilan Puskesmas tersebut mendapatkan akreditasi secara giliran.

Untuk pertama empat Puskesmas dulu yang keputusannya keluar pada Januari lalu. Keempatnya yakni Puskesmas Air Naningan di Kecamatan Air Naningan, Puskesmas Wonosobo (Kec. Wonosobo), Puskesmas Sumanda (Kec. Pugung), dan Puskesmas Margoyoso (Kec. Sumber Rejo).

Kemudian akreditasi yang baru keluar untuk lima puskesmas yakni Puskesmas Antar Brak (Kec. Pematang Sawa), Puskesmas Putih Doh (Kec. Cukuh Balak), Puskesmas Simpang (Kec. Kota Agung Timur), Puskesmas Sanggi (Kec. Bandar Negeri Semong), Puskesmas Siring Betik (Kec. Wonosobo).

Baca Juga:  Puskesmas Tanggamus Gelar ORI Difteri di Pekon Rejosari

“Keputusannya memang tidak langsung semuanya, sebab sesuai dengan jadwal penilaian. Kebetulan yang dinilai dahulu empat Puskesmas dan baru lima Puskesmas berikutnya. Tapi yang penting ajuan sembilan Puskesmas tahun 2017 seluruhnya mendapatkan hasil akreditasi madya,” bebernya.

Tentunya bagi Puskesmas yang sudah mendapat akreditasi diharapkan mempertahankan predikat tersebut sebab dalam waktu tiga tahun ke depan akan ada penilaian ulang.

“Nanti apakah akan bertahan atau naik ke tingkat utama belum bisa ditentukan,” ucapnya.

Akreditasi layanan kesehatan dibagi tiga, yaitu dasar, madya, utama dan paripurna.

Baca Juga:  Puskesmas Tanggamus Gelar ORI Difteri di Pekon Rejosari

“Untuk skala Tanggamus sampai saat ini sudah cukup tingkat madya dulu sebab kalau naik lagi cukup berat. Sebab semakin tinggi tingkat akreditasinya maka standar penilaian juga semakin berat,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan pada 2018 sudah ada Puskesmas yang dinilai akreditasinya tinggal menunggu hasilnya yakni Puskesmas Sukaraja (Kec. Semaka), Puskesmas Way Nipah (Kec. Pematang Sawa), Puskesmas Kelumbayan (Kec. Kelumbayan), Puskesmas Kelumbayan Barat (Kec. Kelumbayan Barat).

Di Tanggamus saat ini sudah ada 13 Puskesmas yang terakreditasi, satu di antaranya akreditasi dasar yakni Puskesmas Talang Padang, lainnya akreditasi madya.

Selanjutnya tinggal 11 Puskesmas lagi yang sedang dalam proses akreditasi, lima sudah dinilai.

Baca Juga:  Puskesmas Tanggamus Gelar ORI Difteri di Pekon Rejosari

Sebab pada 2019 seluruh Puskesmas yakni 23 Puskesmas harus terakreditasi.

Akreditasi tidak memandang apakah Puskesmas tersebut bentuknya Puskesmas biasa, atau Puskesmas Rawat Inap.

Dalam akreditasi hanya ditetapkan empat tingkatkan. Saat penilaian dinilai segi administratif, struktur perangkat Puskesmas, tenaga medisnya, kondisi sarana dan prasarana, dan pola pelayanan yang diberikan.

“Di Tanggamus semua Puskesmas kini sudah ada dokternya dua orang, kecuali untuk Puskesmas Bulok. Sedangkan pegawai tiap Puskesmas antara 20 orang sampai 40 orang dari yang berstatus ASN dan TKS. Sedangkan pelayanan gratis, baik yang miliki kartu jaminan atau yang umum,” pungkasnya. (SB/CD)

akreditasi Madya Puskesmas Tanggamus

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan