Sepasang Sejoli Diamankan Satpol PP, Diduga Kerabat Anggota DPRD

Sepasang Sejoli Diamankan Satpol PP, Diduga Kerabat Anggota DPRD

Sepasang Sejoli Diamankan Satpol PP, Diduga Kerabat Anggota DPRD Pringsewu.

PRINGSEWU – AKSI sweeping hingga penyegelan terhadap dua dari tiga tempat hiburan (home karaoke) di Jalan KH Gholib Raya yang dilakukan Satpol PP, Dinas Perizinan dan Komisi I DPRD Pringsewu, Rabu (11/04), berhasil menjaring dua sejoli ( pasangan bukan muhrimnya) di salah satu room di Green Karaoke.

Hal ini diungkapkan oleh sumber terpercaya yang dikonfirmasi melalui WhatsApp Messenger membenarkan terkait dua pasang sejoli yang diduga bukan pasangan suami istri (pasutri) yang terjaring sweeping di tempat hiburan keluarga tersebut.

“Benar ada satu pasang yang bukan pasangan suami istri kena sweeping di dalam room karoke,” kata sumber terpercaya.

Saat ditanyakan, apakah itu saat para wartawan mempertanyakan, ‘Informasi yang didapat satu pasang sejoli tersebut saudara Abang?

“Sudara A** bukan saya, Ngawur. Saat wartawan memepertanyakan keakuratan informasi kesumba ini, informasi yang dihimpun saudara Abang? ‘Salah’,” jawabnya.

Untuk memastikan kebenaranya, memepertegas pertanyaan ke sumber terpercaya ini, tapi yang kena sweeping itu saudaranya A** Dewankan bang?

“Iyya,” ringkasnya

Dari informasi yang berhasil dihimpun dari anggota Satpol PP Kabupaten Pringsewu menyebutkan, keduanya saat itu tengah berada dalam satu ruangan dan bernyanyi.

“Kalau gak salah, laki-lakinya berstatus sebagai PNS bang. Terus perempuannya masih punya kedekatan dan kekerabatan dengan salah seorang anggota dewan pringsewu,” sebut sumber tersebut.

Baca Juga:  Satpol PP Pesisir Barat Gelar Pelatihan Dalmas

Kasat Pol PP Kabupaten Pringsewu Edi Sumber Pamungkas yang dihubungi wartawan harian fajar Sumatera melalui sambungan ponselnya tidak menampik, kalau ada pasanga sejoli yang terjaring saat aksi sweeping perizinan tempat hiburan.

“Bukan PNS. Dan akan kita lakukan pembinaan,” ucap Edi Sumber Pamungkas.

Saat wartawan harian fajar Sumatera berusaha kembali menanyakan perihal pasangan sejoli yang terjaring tersebut, Edi Sumber Pamungkas masih terus berkelit dengan argumentasi pembinaan.

“Iya, di salah satu ruangan (room) di Green Karaoke. Keduanya lagi nyanyi,” katanya.

Sikap senada disampaikan Sekretaris Satpol PP Kabupaten Pringsewu Indra Heriyadi.

“Saya malah gak tau mas, sebab saya gak ikut turun ke lapangan. Saya hanya di kantor, coba tanyakan ke Kabid Tibunnya,” ucap Indra Heriyadi.

Sayangnya, saat masalah ini hendak ditayakan langsung ke Kabid Tibun, Ekhwan sudah tidak ada ditempat.

“Saya gak tau mas. Saya memang ikut turun Sidak tadi, tapi posisinya di belakang,” kilah Parman, Kasi Monitoring dan Evaluasi pada Badan Satpol PP Kabupaten Pringsewu.

Sementara itu, di ruangan Kabid Sumberdaya pada kantor Badan Satpol PP Kabupaten Pringsewu nampak laki-laki dengan balutan baju putih panjang mengenakan celana panjang hitam tengah diintrogasi oleh sejumlah anggota Satpol PP.

Baca Juga:  Sat Pol PP Pesisir Barat Latihan Dalmas

Setelah coba ditunggu guna dikonfirmasi, sekitar pukul 17.36 WIB, laki-laki yang membawa tas hitam itu baru diperbolehkan meninggalkan kantor Badan Satpol PP Kabupaten Pringsewu dengan langkah tergesa-gesa, berusaha menghindar sejumlah wartawan yang hendak mewawancarainya.

Aksi sweeping yang dilakukan Satpol-PP, 5 Pemandu Lagu (PL) Diciduk

Aksi sweeping yang dilakukan satuan polisi pamong praja (Satpol-PP) bukan tidak memilik alasan, penyegelan yang yang dilakukan tadi sore, menyusul ditemukannya dokumen perizinan tempat hiburan tersebut yang sudah habis dan kadaluarsa.

Bahkan saat inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan tim dari Satpol PP dan Dinas Perizinan Satu Pintu dan Penanaman Modal Daerah dan Komisi I DPRD Kabupaten Pringsewu, mereka menemukan tempat karaoke yang masa ijinnya justru sudah habis sejak tahun 2016 lalu.

Kasat Pol PP Kabupaten Pringsew Edi Sumber Pamungkas, S.Sos saat dikonfirmasi wartawan harian Fajar Sumatera melalui sambungan ponselnya membenarkan adanya aksi penyegelan terhadap dua tempat karaoke dimaksud.

“Yang kita datangi ada tiga tempat karaoke, tapi hanya dua tempat karaoke yang akhirnya kita segel tadi,” jelas Edi Sumber Pamungkas.

Selain menyegel dua tempat karaoke, Satpol PP juga menyita belasan botol minuman keras (Miras) bermerk Beer Bintang dan menggelandang lima (5) pemandu lagu (PL) yang tengah berada di King Karaoke.

Baca Juga:  Satpol PP Beri Penyuluhan Pelajar

Terpisah, Berkaitan dengan masalah perizinan tempat hiburan (Family Karaoke), Kepala Dinas Perizinan Satu Pintu dan Penanaman Modal Daerah Kabupaten Pringsewu Ahmad Fadoli menyebutkan, kalau dari enam (6) tempat hiburan yang ada, baru Green Karaoke yang sudah mengusulkan perpanjangan izin beroperasi.

“Selama ini hanya Green Karaoke yang sudah mengajukan perpanjangan izin operasi,” ucap Fadoli.

Menurut Fadoli, setiap hiburan malam (tempat karaoke) harus memiliki standar pengelolaan temlat hiburan.

“Untuk Green Karaoke waktu itu memang sempt ada sedikit masalah berkenaan dengan standar layanan pengelolaanya. Sebab ini sesuai degan peraturan menteri pariwisata,” sebut Fadoli.

Selain itu lanjut Fadoli, setiap hiburan malam yang menyediakan dan atau menjual Miras, harus memiliki izin resmi.

“Jadi, tidak bisa sembarangan. Apalagi ini konsepnya karaoke keluarga,” katanya.

Lima PL Bikin Surat Pernyataan

Lima PL yang berhasil diamankan dari King Karaoke dan dibawa ke Kantor Satpol PP Kabupaten Pringsewu diminta membuat surat pernyataan.

Dari kelima PL itu yakni Qr, ST warga Kalianda Lampung Selatan.

Kemudian L, M, A yang merupakan warga Teluk Betung Bandarlampung.

Setelah kelimanya membuat surat pernyataan dan mendapat pengarahan dari Sekretaris Satpol PP Indra Heriyadi, kelimanya yang selama ini bekerja menjadi PL dan tinggal di mes King Karaoke diperbolehkan pulang. (DN/NA)

DPRD Pringsewu Green Karaoke Satpol PP

Penulis: 
    author

    Posting Terkait