Sepasang Suami Istri Terciduk Polda Lampung Edarkan Sabu

Sepasang Suami Istri Terciduk Polda Lampung Edarkan Sabu

Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung berhasil mengamankan sepasang suami istri pengedar sabu di kediamannya, Jalan Sultan Badaruddin II Kelurahan Susunan Baru, Kecamatan Tanjungkarang Barat. Foto: Tommy/Fajarsumatera.co.id

BANDAR LAMPUNG – DIREKTORAT Reserse Narkoba Polda Lampung berhasil mengamankan sepasang suami istri sebagai pengedar sabu. Dari penangkapan tersangka polisi berhasil mengamankan 1 kilogram sabu.

Direktur Direktorat Reserse Nakoba Kombes Pol Abrar Tuntalanai mengatakan, sekitar pukul 01.30 WIB Subdit III Polda Lampung menangkap pengedar sabu di kediamannya yang beralamat Jalan Sultan Badaruddin II, Kelurahan Susunan Baru, Kecamatan Tanjungkarang Barat.

Baca Juga:  Polres Waykanan Ciduk Tiga Pemakai Sabu

“Pelaku yang berhasil ditangkap bernama Suhevi dan Novianti, mereka adalah sepasang suami istri yang ditangkap di rumahnya,  Suhevi selaku bandar narkoba,” kata dia, saat pers rilis,  Senin (26/2/2018).

Dari hasil penangkapan tersebut polisi berhasil mengamankan 1 kilogram sabu yang sudah di bagi menjadi 37 paket sedang.

“Istri pelaku kita angkut karena diduga mengetahui pekerjaan suaminya sehingga kita amankan juga,” ungkapnya.

Baca Juga:  Konsumsi Sabu, Polda Lampung Copot Jabatan Kanit Opsnal Satnarkoba Polres Mesuji

Diduga pelaku mendapatkan narkoba dari jaringan antar Sumatera, dari Aceh. Pasalnya pengantar barang haram tersebut menggukanan kendaraan mobil berplat polisi BK.

“Ini baru ketiga pelaku menerima barang tersebut, dari pengakuan pelaku yang mengantar tidak kenal dan selalu berganti-ganti,” ujarnya.

Lebih lanjut, Abrar mengatakan dari keterangan pelaku barang tersebut dipesan dari rekannya yang bernama Yusuf (DPO).

Baca Juga:  Kasubbid Penmas Polda Lampung Lagi Nggak Mau 'Diganggu' Wartawan

“Suhevi yang mantan narapidana pernah berkenalan dengan Yusuf di Way Hui. Nah, dari sanalah mereka kenal,” jelasnya.

Dari pengakuan Suhevi, dirinya mengedarkan narkoba di sekitar Bandar Lampung dan Hanura.

“Dalam satu minggu 1 kg laku terjual, pesannya menggunakan handphone,” kata dia.

Dari penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan 1 kg sabu yang sudah dipecah menjadi 37 paket sedang, timbangan, dan handphone.

Pelaku melanggar aturan Pasal 14 Ayat 2 sub 112 ayat 2 sub 132 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba, pelaku diancam hukuman seumur hidup. (RM)

Polda Lampung Sabu

Posting Terkait