Serapan Anggaran Covid-19 Pemprov Lampung Mencapai 50 Persen?

Minhairin, Saat di wawancarai wartawan Fajar Sumatera, Usai Rapat di Ruang DPRD Lampung, Jumat Siang, (18/9).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bandar Lampung – Anggaran Penanganan Covid-19  Pemerintah Provinsi (Pemprov)  Lampung yang berjumlah Rp. 246 Miliar  baru terserap sekitar 50 Persen. Alokasi serapan anggaran sebesar 50 persen itu diketahui digunakan oleh Dinas Kesehatan sebesar Rp 40 miliar dan Biro Kesejahteraan Sosial (Kessos) Rp 4 miliar.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda)  Provinsi Lampung, Minhairin, saat dikonfirmasi mengakui jika dana yang terserap mencapai 50 persen, kendati demikian Minhairin tak mampu merinci detil berapa banyak yang digunakan unuk pos lainnya.

“50 an lah, dari 246 miliar,” Kata dia saat di wawancarai wartawan Fajar Sumatera, Usai Rapat di Ruang Dewan, Jumat Siang, (18/9).

Lanjut nya, untuk dana kesejahteraan sosial baru di keluarkan sebesar Rp. 4 Milliar dan itu pun sudah terealisasi kan semuanya sebelum lebaran tahun 2020.

“Cuman 4 milliaran,  dan dari 4 milliar itu sudah semua terealisasi,” ujarnya.

Ia menambahkan untuk dinas kesehatan sendiri, dana sudah keluar hingga Rp.  20 – 30 Milliar dari Rp. 40 Milliar.

“lebih kurang terealisasi nya Rp. 20 Milliar lebih kurang, ” Tambahnya.

Minhairin menjelaskan semua dana yang sudah terealisasi berjumlah Rp.  120 Milliar dan untuk sisa anggaran tersebut pihaknya memberikan ke Dinas Sosial, Rumah Sakit,  Posko Covid,  Biro Umum dan Lain-Lain.

“Kalau untuk kisaran uang yang turun saya tidak bisa mengira-ngira, tapi data yang saya tau Kessos dan Dinkes, ” tutupnya.

Sebelumnya Anggaran Penanganan Covid-19 milik Pemprov Lampung yang berjumlah 246 Milliar tersebut baru terserap sekitar 40 Persen. Dari 40 Persen Tersebut, sekitar 50 Persennya digunakan untuk Penanganan Kesehatan, sisanya untuk Penanganan Dampak Ekonomi dan Jaring Pengamanan Sosial. (Yunus / Bam)

Posting Terkait