Serikat Petani Indonesia Minta Menteri Pertanian Mundur

Serikat Petani Indonesia Minta Menteri Pertanian Mundur

Serikat Petani Indonesia mendukung Jokowi pada pilpres 2014 lalu. (Net)

BANDAR LAMPUNG – PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) perlu mengevaluasi kinerja kementerian atau lembaga yang gagal mewujudkan swasembada pangan. Pasalnya, kondisi saat ini harga beras melambung tinggi dan berujung pada impor beras.

Ketua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI) Henry Saragih mengatakan, kondisi yang terjadi saat ini menunjukkan jika swasembada pangan gagal tercapai.

Baca Juga:  Ketua SPI: Banyak Spekulan dari Jawa Beli Beras di Lampung

“Tentu kita masih ingat janji Mentan (Menteri Pertanian) Amran Sulaiman yang siap mundur apabila Indonesia gagal swasembada pangan, nah ini kita impor 500 ribu ton beras berarti kan gagal swasembada,” kata Henry seperti dirilis Liputan6.com, Jumat (12/1/2018).

Dia menambahkan, hal tersebut menunjukkan Kementerian Pertanian gagal mewujudkan program Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). “Kementan harus dipimpin oleh menteri yang sanggup menjalankan semangat kedaulatan pangan yang tercantum dalam Nawacita,” ujar dia.

Baca Juga:  Ketua SPI: Banyak Spekulan dari Jawa Beli Beras di Lampung

Henry mengatakan, tingginya harga beras merugikan konsumen sekaligus petani. Lantaran, petani juga membeli beras dengan harga tinggi. “Petani padi sendiri juga adalah konsumen yang membeli beras dengan harga yang tinggi,” tutup dia. (*)

Serikat Petani Indonesia

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan