Setelah 4 Bulan Menurun, Ekspor Lampung Kembali Menguat

Kepala BPS Lampung, Yeane Irmaningrum.ist

BANDARLAMPUNG—Nilai ekspor Provinsi Lampung per Juni 2018 mencapai 256,97 US Dollar atau kembali meningkat setelah empat bulan terakhir mengalami penurunan. Kenaikan ini turut mendongkrak surplus neraca perdagangan luar negeri provinsi Lampung hingga 15,75 juta US Dollar.

Meski begitu, Kepala Badan Pusat Statistik provinsi Lampung, Yeane Irmaningrum menyebut, jika melihat periode Januari-Juni 2018 ini, tingkat surplus neraca perdagangan baru mencapai 314,36 juta US Dollar. Nilai itu menurun jauh dibandingkan keuntungan pada Januari-Juni 2017 lalu yang sudah mendapatkan 551,74 US Dollar.

“Nilai antara total ekspor dan impor dibulan Juni ini terdapat selisih sebesar 15,75 juta US Dollar. Hasil tersebut meningkatkan dibandingkan bulan Mei lalu yang hanya surplus 2,19 juta US Dollar,” kata Yeane dalam rilis perkembangan ekspor-impor Lampung di kantornya, Senin (16/7).

Dia melanjutkan, peningkatan ekspor tersebut didominasi dari lemak dan minyak hewan/nabati sebesar 84,7 persen dengan negara tujuan utama India sebesar 441,36 juta US Dollar, Tiongkok, Amerika Serikat, Italia, dan Spanyol. Peranan kelima negara itu berkontribusi hingga 54,71 persen kepada nilai ekspor.

Sementara nilai impor turun 0,91 persen dari 243,44 juta US Dollar dibulan Mei menjadi 241,22 juta US Dollar dibulan Juni. Hasil itu semakin memperlebar surplus neraca perdagangan Lampung dengan ekspor yang mulai naik. Sebab, empat bulan lalu ekspor sempat turun, bahkan hampir defisit dengan hanya surplus 2,19 juta US Dollar di bulan Mei.(*)

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan