Sidang Korupsi Proyek Irigasi Lamtim Digelar

Ilustrasi Persidangan. (ist)

Sidang perdana kasus tindak pidana korupsi tentang pengadaan pembangunan jaringan irigasi kecil dari dana APBD Lampung Timur anggaran tahun 2014 bergulir ke meja hijau. Sidang digelar  di pengadilan Negeri Tipikor kelas 1a Tanjung karang.

Kasus tindak pidana korupsi yang merugikan negara sebesar tiga milyar lebih akhirnya diperkarakan ke meja hijau. Kasus ini menyeret  M. Satria Utama, seorang pejabat di dinas tenaga kerja dan koperasi kabupaten Lampung timur. Sidang kali ini beragendakan pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum.

Terdakwa M. Satria Utama bersama rekanannya yang saat ini masih berstatus DPO yang bernama Alex Sandria melakukan pengadaan pembangunan jaringan irirgasi kecil dengan nilai proyek sebesar enam milyar seratus enam puluh juta rupiah.

Dalam sidang kali ini, majelis hakim sempat marah kepada pria berusia 53 tahun ini, sebab keterangan yang diberikan terdakwa dianggap berbelit – belit yang pada awal dan keterangan selanjutnya berbeda jawaban.

PNS ini sempat menyebut-nyebut nama anak mantan Bupati Lampung timur Ariestoteles yang terkait dengan kasus ini yang dia anggap ucapannya sebagai interfensi untuk jalannya proyek ini, saat berhubungan melalui telefon terdakwa diancam dengan dua pasal yakni pasal 3 Junto 18 pasal 18 UU RI nomor 31 tahun 1999 dan pasal 2 ayat 1 Junto pasal 18 UU RI tahun 1999. (*)

1,074 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Korupsi Proyek Irigasi

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan