Sidang Perdana, Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Didakwa Pasal Berlapis

Terdakwa Alfin Andrian, usai mengikuti persidangan secara online di Polresta Bandar Lampung/FS

Fajar Sumatera – Pengadilan Negeri Tanjung Karang Bandar Lampung, menggelar sidang perdana kasus penyerangan dan penusukan terhadap pendakwah Syekh Ali Jaber, dengan terdakwa Alfin Andrian, Kamis (19/11).

Dalam sidang perdana secara virtual ini, terdakwa Alfin Andrian yang ditemani oleh kuasa hukumnya untuk mendengarkan dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejari Bandar Lampung, yang dibacakan langsung Kepala Kejaksaan Negeri Bandar Lampung, Abdulah Noer Deny.

Baca Juga:  Catat, Besok Transmart Lampung Resmi Dibuka

Jaksa mendakwa Alfin Andrian dengan pasal yang berlapis, yakni persangkaan pasal upaya percobaan pembunuhan, penganiayaan berat, serta membawa senjata tajam tanpa hak di muka umum.

Persangkaan pasal berlapis oleh JPU terhadap terdakwa Alfin Andrian sendiri, setelah melihat runutan kronologi yang dimuat dalam berita acara pemeriksaan (BAP) oleh penyidik kepolisian.

Dalam berkas BAP tersebut, terdakwa Alfin Andrian secara jelas dan terang merencanakan penyerangan dan penusukan terhadap korbannya Syekh Ali Jabber.

Baca Juga:  Setubuhi Pacar yang Masih di Bawah Umur, Pemuda asal Lampura Dituntut 8 Tahun

Menurut JPU, terdakwa Alfin Andrian sendiri sempat melakukan pemantuan terhadap korban, sebelum akhirnya penyerangan itu terjadi hingga berujung penusukan yang berakibat korban mengalami luka cukup berat.

Sementara, kuasa hukum terdakwa Alfin Andrian, Ardiansyah mengatakan, pembacaan dakwaan yang disampaikan JPU dinilai lengkap dan sempurna.

“Kami tidak melakukan eksepsi, meskipun permohonan sidang tatap muka belum dikabulkan majelis,” kata Ardiansyah.

Baca Juga:  Kejaksaan Tunjuk Anggotanya yang Cakap dan Profesional Untuk Tangani Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Ia berharap sidang-sidang tertentu, seperti pemeriksaan saksi ahli dan pemeriksaan terdakwa dilakukan tatap  muka.

“Hal itu yang paling penting, karena sidang tatap muka akan membuka kebenaran materil dalam perkara ini,” tambahnya.

Sidang kemudian ditutup oleh majelis hakim, serta ditunda pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi yang akan dihadirkan oleh JPU Kejari Bandar Lampung.

Terdakwa Alfin Andrian sendiri kemudian dibawa kembali ke ruang tahanan Mapolresta Bandar Lampung.

 

Reporter : Tommy Saputra

 

Alfin Andrian Bandar Lampung Pengadilan Negeri Tanjung Karang Sidang Perdana Syekh Ali Jaber

Posting Terkait