Sidang TSM Pilwako, Kuasa Hukum Saling Klaim

Fajarsumatera.co.id – Sidang dugaan pelanggaran politik uang Terstruktur Sistematis dan Masif (TSM) di Bandarlampung memasuki tahap pembacaan kesimpulan dari pihak pelapor dan terlapor di Hotel Bukit Randu, Rabu (30/12).

Kuasa hukum terlapor paslon 03 Eva Dwiana-Deddy Amarullah dan pelapor paslon 02 M. Yusuf Kohar-Tulus Purnomo memilih menyerahkan kesimpulan secara tertulis kepada majelis pemeriksa tanpa dibacakan dalam sidang.

Ketua Majelis Pemeriksa Fatikhatul Khoiriyah mengatakan, seluruh rangkaian sidang pemeriksaan sudah dilaksanakan.

Kuasa Hukum Pelapor Paslon 02, Gugum Ridho Putra mengatakan Paslon 03 terbukti memperoleh keuntungan dan saksi-saksi dari terlapor tidak ada yang bisa membantah hal itu.

“Dari semua bukti dan saksi yang kami ajukan, mereka tidak menghadirkan saksi fakta atau ahli yang bisa membantah itu, termasuk calon juga tidak bisa membantah, jadi terindikasi terbukti, bahkan tidak terindikasi lagi TSM,” ujarnya usai sidang.

Sementara itu, kuasa hukum terlapor yakni Paslon 03 Fauzi Heri mengatakan pihaknya optimis akan memenangkan sidang Bawaslu ini. Sebab, Dalil yang diajukan dan saksi yang dihadirkan pelapor tidak sinkron.

“Jadi kami optimis dalam laporan ini tidak terbukti. Pada prinsipnya pelanggarannya perbuatan calon yang melakukan politik uang, ini sama sekali tidak kita lihat dalam proses pembuktian,” kata dia.

Untuk sidang putusan akan dibacakan oleh majelis pemeriksa pada 6 Januari 2021. Terkait lokasi dan perubahan lainnya akan diinformasikan kembali oleh sekretaris majelis.

Reporter : M. Yunus Kedum

Posting Terkait