Soal Aksi Kartu Kuning, UI Minta Minta Maaf ke Presiden Jokowi

Jokowi dalam acara dies natalis UI (Foto: Istimewa)

Depok – Terkait aksi kartu kuning yang diacungkan oleh Ketua BEM UI, Zaadit Taqwa. Universitas Indonesia (UI) meminta maaf kepada Presiden Jokowi. UI Berharap kejadian tersebut tak terulang lagi.

“Kami berharap aksi aksi kekritisan dapat disampaikan, ada wadahnya ada forum yang tepat, dengan demikian UI menyesalkan kejadian itu. Kami sebetulnya minta maaf ke pak Presiden atas kejadian ini dan berbesar hati melihat kondisi semangat dari anak ini,” kata Direktur Kemahasiswaan UI Arman Nefi di Balairung, Depok, Jawa Barat, seperti dilansir detik.com, Sabtu (3/2/2018).

Baca Juga:  Piagam Aktivis '98: Pegang Teguh Cita Reformasi, Kawal Nawacita II Jokowi

Pihak kampus kuning itu belum menjatuhkan sanksi terhadap Zaadit. UI akan memanggil yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasi.

“Saya juga akan ketemu dulu karena… tentu karena kami menyesalkan kejadian ini ya,” ucap Arman.

Arman yakin peristiwa ini tak disusupi agenda politik. Ia mengatakan, aksi ini murni inisiasi BEM UI.

“Iya saya yakin BEM, tapi cara penyampaiannya kurang tepat,” katanya.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Senam Bareng Terawan dan Terawati di Bogor

Aksi ‘kartu kuning’ ini dilakukan setelah Jokowi menyampaikan orasi ilmiahnya pada acara Dies Natalis ke-68 UI di Balairung, Depok, Jabar, Jumat (2/2). Zaadit langsung dihalau Paspampres yang berada di lokasi. (Net/Hp)

Aksi Kartu Kuning Jokowi UI

Posting Terkait