Soal Kasus KDRT Oknum Karyawan, BI Lampung Tunggu Proses Hukum

Bandar Lampung – Pihak Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lampung menanggapi kasus yang menjerat salah seorang oknum pejabat yang dilaporkan oleh MN (30) ke Polresta Bandar Lampung atas tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Saat dihubungi Fajar Sumatera Kamis (26/11/2020), pihak Bank Indonesia melalui Budiharto Setiawan selaku Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lampung menjelaskan pihaknya masih menunggu proses hukum yang sedang berjalan di Kepolisian.

“Pada prinsipnya kami harus menghormati asas praduga tak bersalah untuk menentukan atau pun memutuskan sangsi untuk pegawai sendiri sesuai dengan kode etik dan pedoman perilaku”,katanya.

Menurut Budiharto, Aktivitas di luar kedinasan menjadi tanggung jawab pribadi,” kalau sudah dinyatakan bersalah di mata hukum yg telah berkekuatan hukum tetap, maka akan ada aturan disiplin pegawai”,tegas Budi.

Kasus dugaan tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang dilakukan oleh oknum pejabat BI Lampung berinisial AD (46) sendiri tengah berjalan Penyelidikan nya di Polresta Bandar Lampung.

Dalam surat laporan dengan nomor TBL/B -1/2453/XI/2020/LPG/RESTA BALAM tertanggal 11 November 2020, AD dilaporkan oleh pelapor yang mengaku sebagai istri sirihnya yang dinikahi pada bulan Februari 2020 lalu di Aceh.

KDRT oknum BI Lampung

Posting Terkait