Soal OTT Pejabat DPM-PTSP, Gubernur : Serahkan pada Hukum Yang Berlaku

Bandar Lampung-Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan pihaknya belum mengetahui terkait kabar Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap tiga orang dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Lampung.

Hal itu disampaikannya saat setelah selesai agenda yang ia hadiri di Kantor Gubernur Provinsi Lampung. Pihaknya mengatakan tidak mengetahui berita yang telah mencuat di beberapa media massa.

“saya belum tau, ” kata dia kepada awak media,  Selasa, (29/8).

Lanjutnya, Dirinya akan melimpahkan hal itu sesuai dengan Aturan Hukum yang berlaku. “saya serahkan kepada hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas DPM-PTSP, Qodratul Ikhwan mengaku baru mendengar kabar OTT dan ia berjanji akan membenahi persoalan yang melibatkan bawahannya tersebut.

Sebelumnya, kabar Operasi Tangkap Tangan terhadap tiga orang dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Lampung dibenarkan oleh Kepolisian.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Yan Budi Jaya mengatakan, saat ini orang-orang yang diamankan masih dalam pemeriksaan.” Iya benar, sabar karena ini masih dalam pemeriksaan dan pengembangan”, katanya Selasa (29/09/2020).

Yan Budi juga berjanji akan segera menginformasikan terkait OTT yang dilakukan oleh Tim Saber Pungli ini.

“Beri kami waktu, nanti jika sudah lengkap akan segera kami rilis”,terangnya.

Dari informasi yang dihimpun, OTT dilakukan terhadap salah satu Kabid di Bidang perizinan DPM- PTSP dengan inisial Nw bahkan menurut salah satu PNS di kantor tersebut ruangan kantor di bagian perizinan telah dilakukan penyegelan.

” Iya betul bang, tadi langsung di bawa, Kabidnya inisialnya N dan Kasubidnya inisialnya D,” ungkap sumber terpercaya di lingkungan ASN Pemprov Lampung.

Bahkan sambung sumber, staf yang berada di ruang perizinan menangis saat dilakukan OTT.

“Kasian semua stafnya diruang perizinan pada nangis saat dilakukan OTT,”singkatnya.(Tommy /Yunus)

Posting Terkait