Soal Pemanggilan Nunik, Hakim Harus Aktif

Fajarsumatera.co.id-Direktur Lembaga Bantuan Hukum [LBH] Bandar Lampung Chandra Muliawan atau yang biasa disapa Awang menyampaikan beberapa hal yang perlu menjadi pengetahuan bagi publik luas atas konteks pemanggilan saksi-saksi di persidangan.

Awang menegaskan hal tersebut karena berkaitan dengan keberadaan Wakil Gubernur [Wagub] Lampung Chusnunia Chalim atau biasa dipanggil Nunik di dalam kasus sangkaan gratifikasi eks Bupati Lampung Tengah [Lamteng] Mustafa.

Konteks Awang memberi tanggapan dikarenakan Wagub Lampung atau pejabat elite pada Pemprov Lampung ini memang telah menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik KPK di kasus Mustafa.

Penyidik menduga, aliran dana yang diduga diterima Mustafa atas sangkaan hasil gratifikasi tersebut diduga kuat mengalir ke Chusnunia Chalim.

Dugaan aliran itu disebut oleh KPK berkenaan dengan pendanaan Mustafa ketika mengikuti kontestasi Pilgub Lampung 2018 silam.

Di kasus ini sendiri, Mustafa disangka penyidik KPK telah mengantongi hasil gratifikasi senilai Rp95 miliar.

Awang menyatakan, publik pun harus tahu peranan hakim di dalam suatu proses persidangan pada konteks pemanggilan para saksi-saksi.

Bahwa tak hanya KPK saja yang harus didorong untuk menjadwalkan pemanggilan kepada pejabat elite Pemprov Lampung itu, tetapi juga hakim diharapkan dapat proaktif dan tidak pasif, tutur Awang kepada reporter Suluh.co, Senin, 11 Januari 2021.

Awang menyebut “Tidak hanya KPK yang dapat memanggil saksi-saksi ke proses persidangan]. Secara aturan, jika keterangan Chusnunia penting untuk didengarkan dalam proses pembuktian, maka kemudian dalam proses pemeriksaan di pengadilan, Majelis Hakim dapat memerintah kepada JPU untuk menghadirkannya ke dalam persidangan”.

Penegasan ini dijabarkan Awang berikut dengan aturan-aturan hukum yang berlaku. Ia menyatakan bahwa, ”Dalam ruang sidang (kemudian), hakim memilik kewenangan itu. Termasuk memilah-milah siapa saksi yang harus dimintai keterangan sebagaimana diatur dalam SEMA No. 2 Tahun 1985 tentang Seleksi Terhadap Saksi-Saksi yang Diperintahkan Untuk Hadir di Sidang Pengadilan”.

Diketahui, Wagub Lampung Chusnunia Chalim sudah diperiksa oleh KPK pada Rabu, 13 November 2019 silam

pemanggilan wagub lampung nunik

Posting Terkait