Sosok Sebenarnya Frenki: Oknum Auditor BPK Perwakilan Lampung yang Terima Rp1,5 Miliar

Sosok Sebenarnya Frenky: Oknum Auditor BPK Perwakilan Lampung yang Terima Rp1,5 Miliar

Frenki Harditama. Foto: Istimewa

Bandar Lampung – Kadis PU-PR Lampung Utara non aktif Syahbudin, tersangka dalam perkara korupsi fee proyek menyebut nama Frenki. Orang ini digambarkannya bertugas di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Lampung dan menerima aliran uang dengan total senilai Rp1 miliar.

Belakangan, jumlah uang ini diketahui bernilai Rp1,5 miliar, berasal dari fee paket proyek pada Dinas Kesehatan Lampung Utara, yang dipimpin dr Maya Metisa. Keperluan uang itu sebagai “mahar”, agar Kabupaten Lampung Utara mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada tahun 2017.

Baca Juga:  Pesan Whats App Untuk Para Hakim: Tolong Dijapri Untuk Tiarap Dulu Karena KPK Ada di Lampung

Hingga detik ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menangani perkara korupsi tersebut, belum memberikan jawaban lugas tentang keterlibatan oknum BPK itu. Sumber Fajar Sumatera menyebut, sosok Frenki ini telah mangkir dari pemeriksaan penyidik sebanyak dua kali.

Hasil penelusuran Fajar Sumatera, Frenki yang disebut Syahbudin itu bernama lengkap Frenki Harditama. Ia adalah Ketua Tim Auditor dari BPK Perwakilan Lampung yang melakukan audit di Kabupaten Lampung Utara pada tahun 2016. Dia memiliki anggota, bernama Lusia Fransisca; Risna Nurmalasari; dan Agus Dwi Pujianto. Dalam reportase Fajar Sumatera yang pertama kali kami terbitkan, identitas oknum yang menerima aliran dana itu bernama Franky.

Baca Juga:  Pemprov Lampung dan KPK Dorong Optimalisasi PAD Dua Kali Lipat

Frenki Harditama memiliki NIP 198703252009011001. Dia pernah mengikuti Pelaksanaan Diklat Ketua Tim Senior (KTS) dan Ketua Tim Yunior (KTY) tahun 2016. Frenki tercatat mengikuti diklat sebagai peserta untuk Ketua Tim Yunior dari unit kerja Perwakilan Lampung.

Frenki juga tercatat sebagai peserta Dilkat Auditor Terampil Akutansi Angkatan I Kelas A di Pusdiklat BPK RI, Jakarta Tahun Anggaran 2009. Tercatat sebagai calon peserta Diklat Peran Anggota Tim Senior Angkatan XXXI dan XXXII Tahun 2014. Ia merupakan lulusan Politeknik Keuangan Negara STAN.

Baca Juga:  Diperiksa KPK, Bupati OKU Selatan Dianggap Punya Pengetahuan Banyak Soal Korupsi di Kemenag Tahun 2011

Fajar Sumatera telah mencoba meminta klarifikasi dari pihak BPK Perwakilan Lampung maupun BPK RI. Namun, hingga kini, belum ada tanggapan. Kami telah melayangkan surat permintaan klarifikasi ke Kantor BPK Perwakilan Lampung di Jalan P Emir M Noor, Kelurahan Sumur Putri, Kecamatan Telukbetung Selatan. Komisioner BPK RI Pius Lustrilanang dan Isma Yatun pun belum memberikan jawaban atas pertanyaan yang kami layangkan ke pesan Whats Appnya. (Ricardo)

Agung Ilmu Mangkunegara Auditor BPK Perwakilan Lampung KPK

Posting Terkait