Suami Ganti Baju

Semua agama menyebutkan isteri harus melayani suami dan ikut suami karena ibarat pakaian. Namun, ibarat itu tak berlaku buat Darti (nama disamarkan), usia 31 tahun, bini Darto (disamarkan) juga, usia 35 tahun.

Orangtua selalu menasihati, istri itu harus selalu mendampingi suami. Ibarat kata, masuk lobang semut pun harus ikut. Jika tidak, bahaya. Soalnya lelak itu cap apapun mudah tergoda wanita cantik pantat gede, dan ingin segera menyeruputnya.

Lha kalau pakaian pribadinya tak ada, mesti akan dijadikan tokoh alternatif. Makanya, suami harus selalu didampingi, sehingga kalau butuh pakaian tersedia setiap waktu.

Baca Juga:  Manusia Tak Ada Puasnya

Darto yang tinggal di Tulangbawang, menikah melawan Darti, dua tahun lalu. Tapi baru setahun menikah oleh kantornya Darto ditarik ke pusat, yakni di Bandarlampung.

Mestinya, Darti sebagai isteri harus ikut untuk mendampingi. Ternyata tidak. Dia lebih berat pada keluarganya di Tulangbawang.

Ternyata mertua juga tak mendorong putrinya untuk ikut suami. Jadilah Darto ke Bandarelampung sendirian. Pulang ke Tulangbawang seminggu sekali, dalam rangka setor uang dan syahwat.

Ironis kan, makan saja bisa sehari tiga kali, tapi ini buka baju kok dipaksa seminggu sekali.

Baca Juga:  Kerjaan Setan

Di Bandarlampung, punya kenalan pegawai di kantor sebelah, saat makan di rumah makan. Dia kesengsem pada janda. Makin lama makin akrab, dan Darto pun mulai melupakan istrinya di Tulangbawang. Dulu masih telepon-teleponan, sekarang jarang-jarang.

Biasanya pulang seminggu sekali, kini sudah 3 minggu. Darto memang siap menikahi janda yang baru dikenalnya yang siap jadi ibu rumah tangga.

Seminggu lalu Darti telpon ke Darto, menanyakan kenapa lama sudah 3 minggu tak pulang ke Tulangbawang. Jawabnya sungguh menyakitkan. “Maaf ya, karena kamu tak mau diboyong ke Bandarlampung, kini saya sudah punya pacar baru. Sebentar lagi kami menikah.”

Baca Juga:  Pesona Janda Cantik

Lemes Darti mendengar putusan suaminya. Tapi apa boleh buat, dia harus siap bercerai dengan Darto meski sebetulnya sangat mencintai. Dan ketika Darto ke Tulangbawang beberapa hari lalu, jadwalnya betul-betul urus perceraian.

Darto sudah tak selera lagi pakai baju yang lama made in Tulangbawang, meski itu sebetulnya masih halalan tayiban wa asyikan. Dia pingin pakai baju baru. (duleh)

Agui Suami Ganti Baju

Posting Terkait