Surat Pemberitahuan dari Kepolisian Disinggung Bawaslu Lampung Tengah di Balik Pembubaran Kegiatan Musa-Ardito

 Surat Pemberitahuan dari Kepolisian Disinggung Bawaslu Lampung Tengah di Balik Pembubaran Kegiatan Musa-Ardito

Saat kegiatan Musa-Ardito dibubarkan. Foto: Istimewa.

Fajar Sumatera – Badan Pengawas Pemilihan Umum [Bawaslu] Lampung Tengah buka suara perihal beredarnya video kegiatan kampanye yang diduga dilakukan pasangan calon [Paslon] Bupati dan Wakil Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad dan Adrito Wijaya yang dibubarkan oleh Panitia Pengawas Pemilu [Panwaslu] di Terbanggi Besar, Rabu kemarin, 28 Oktober 2020.

Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Edwin Nur membenarkan peristiwa tersebut yang mana salah satu anggotanya adalah pihak yang melakukan pembubaran kegiatan Musa Ahmad dan Adrito Wijaya.

“Ia benar kegiatan itu berlangsung kemarin [28 Oktober 2020_red],” kata dia kepada Fajar Sumatera, Kamis malam, 29 Oktober 2020.

Kegiatan itu dibubarkan katanya, karena tidak sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam STPP yakni melanggar PKPU nomor 13 tahun 2020 tentang protokol Covid-19 maka dari itu Panwaslu membubarkannya dan memberikan sanksi.

Meski, lanjutnya, kegiatan itu mengantongi Surat Tanda Terima Pemberitahuan [STTP] dari kepolisian. “Pembubaran sudah bentuk dari sanksi,” tutupnya.

Reporter: Yunus Kedum

Bawaslu Lampung Tengah Musa-Ardito

Posting Terkait